HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOMEMegapolitan

Catatan dari Webinar Internasional CSEAS: Perjalanan Panjang Jammu dan Kashmir Menuju Kemakmuran

102
×

Catatan dari Webinar Internasional CSEAS: Perjalanan Panjang Jammu dan Kashmir Menuju Kemakmuran

Sebarkan artikel ini

Dengan status baru tersebut, J&K telah bergerak ke arah yang benar selama dua setengah tahun terakhir. Kerusuhan sipil dan serangan teroris turun drastis. Pemerintah telah mengalokasikan lebih banyak dana untuk pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di J&K.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

“Selama dua tahun terakhir, terjadi pengurangan besar dalam jumlah serangan teror di Jammu dan Kashmir. Kita harus memuji Pemerintah India untuk ini,” kata Vishesh Kaul, seorang peneliti masalah J&K yang tinggal di New Delhi, dalam sebuah acara webinar yang diadakan oleh CSEAS tahun lalu [2].

Padahal, menurut Menteri Persatuan Negara untuk Urusan Dalam Negeri India, G. Kishan Reddy, sebanyak 244 insiden teror dilaporkan terjadi di J&K pada tahun 2020. Jauh berkurang dibandingkan dengan 594 insiden terorisme pada tahun 2019. Sementara 221 teroris tewas dilaporkan pada tahun 2020, dibandingkan dengan 157 pada tahun 2019.

Sejalan dengan pengalokasian dana yang besar, kebijakan itu berimplikasi kepada tersedianya lebih banyak lapangan pekerjaan melalui melalui pengadaan berbagai proyek di wilayah tersebut. Setelah penghapusan Pasal 370 pada 2019, banyak kemajuan telah dicapai di Jammu dan Kashmir.

“Warga Kashmir mendambakan perdamaian dan kemakmuran. Untuk itu, kami mengundang orang Pakistan datang ke negeri kami sebagai wisatawan. Jangan kirimi kami teroris yang hanya membuat kekacauan di wilayah Kashmir,” harap Dr. Utpal Kaul, yang kini aktif sebagai Koordinator Internasional untuk Global Kashmiri Pandit Diaspora menutup pemaparannya.

Pada webinar yang sama, Dr. Anton Aliabbas menekankan pentingnya kombinasi pendekatan lunak maupun keras. “Untuk menghadapi tantangan keamanan di J&K, diperlukan campuran pendekatan antara tindakan lunak dan keras,” ujar Anton Aliabbas.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *