KOTA TANGERANG – Dugaan penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di SMK Bhakti Pertiwi yang berlokasi di Karawaci, Kota Tangerang yang merupakan peserta Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten menjadi sorotan publik. Berdasarkan temuan Demokrasi Wartawan Kreasi Nasional (Dewakresna) dan laporan masyarakat diduga sekolah tersebut menjual sebanyak 11 buku LKS kepada siswa baru Tahun Ajaran 2025/2026 dengan nilai sekitar Rp130 ribu an per paket.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Penjualan LKS tersebut dibenarkan dan diungkapkan narasumber kepada Dewakresna yang minta nama dan identitasnya untuk dirahasiakan.
“Benar pak… pada awal Tahun Ajaran 2025/2026 anak saya diminta membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) yang disediakan oleh pihak sekolah. Berdasarkan informasi yang saya terima, jumlah LKS yang harus dibeli sebanyak 11 buku dengan total biaya sekitar Rp110 ribu s/d Rp130 ribu . Saya lupa pak soalnya sudah lama,” ungkapnya.
Ia menuturkan, padahal sudah jelas dari berbagai informasi yang disampaikan Pemerintah Provinsi Banten, termasuk pemberitaan mengenai Program Sekolah Swasta Gratis oleh Gubernur dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, bahwa biaya Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan salah satu komponen yang telah ditanggung pemerintah bagi sekolah yang menjadi peserta program tersebut. Bahkan dalam sosialisasi program disebutkan bahwa sekolah peserta tidak lagi membebankan biaya LKS kepada peserta didik.
“Sebagai orang tua, kami juga berada pada posisi yang sulit. Demi kelancaran proses belajar anak, saya akhirnya mengikuti arahan sekolah untuk membeli LKS tersebut. Terus terang, saya khawatir apabila tidak dipenuhi, anak saya akan merasa tidak nyaman atau mendapatkan perlakuan yang berbeda dalam proses pembelajaran,” katanya.














