PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Kab. Pemalang

Dikira Hujan Salju, Kapas Pohon Randu Selimuti Area Pemakaman Bojongbata Pemalang

161
×

Dikira Hujan Salju, Kapas Pohon Randu Selimuti Area Pemakaman Bojongbata Pemalang

Sebarkan artikel ini
1001353769
Kapas dari pohon randu bertebaran di area makam bak bongkahan salju. ( Foto:Ragil )

PEMALANG – Warga Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, digemparkan oleh fenomena unik pada Selasa (28/7/2026) pagi. Gumpalan putih yang beterbangan dan melayang di udara di kawasan pemakaman setempat sempat dikira sebagai hujan salju oleh sejumlah warga.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Fenomena tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur gerimis pada malam sebelumnya. Dari kejauhan, hamparan putih yang menutupi jalan serta nisan di area pemakaman tampak menyerupai salju.

Namun setelah diamati dari dekat, gumpalan putih tersebut ternyata bukan butiran salju, melainkan serat kapuk yang berasal dari buah pohon randu berukuran besar yang tumbuh di sekitar lokasi pemakaman.

Buah pohon randu yang telah tua pecah akibat tiupan angin sehingga serat kapuk beterbangan ke udara dan menyelimuti kawasan sekitar. Pemandangan itu menciptakan suasana yang menyerupai hujan salju tipis di daerah tropis.

Rizky (30), salah seorang warga setempat, mengaku sempat terkejut saat melintas di area pemakaman menuju tempat kerjanya.

“Awalnya saya kaget, kok seperti ada salju turun di pemakaman. Waktu saya dekati dan pegang, ternyata itu kapuk dari pohon randu tinggi yang ada di pojok makam,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Kelurahan Bojongbata yang bekerja di Dinas Kesehatan dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar lokasi, agar tetap berhati-hati.

Menurutnya, serat kapuk yang beterbangan berpotensi mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi warga yang memiliki riwayat alergi maupun asma.

“Serat kapuk yang beterbangan dikhawatirkan dapat mengganggu pernapasan bagi warga yang memiliki riwayat alergi atau asma,” katanya.

Fenomena alam musiman ini tidak menimbulkan kerusakan maupun korban. Meski demikian, pemandangan langka yang memutihkan area pemakaman Bojongbata tersebut menarik perhatian warga. Banyak pengguna jalan berhenti sejenak untuk mengabadikan momen unik itu menggunakan kamera ponsel mereka.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *