HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Kab. Pemalang

Dikira Hujan Salju, Kapas Pohon Randu Selimuti Area Pemakaman Bojongbata Pemalang

24
×

Dikira Hujan Salju, Kapas Pohon Randu Selimuti Area Pemakaman Bojongbata Pemalang

Sebarkan artikel ini
1001353769
Kapas dari pohon randu bertebaran di area makam bak bongkahan salju. ( Foto:Ragil )

PEMALANG – Warga Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, digemparkan oleh fenomena unik pada Selasa (28/7/2026) pagi. Gumpalan putih yang beterbangan dan melayang di udara di kawasan pemakaman setempat sempat dikira sebagai hujan salju oleh sejumlah warga.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Fenomena tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur gerimis pada malam sebelumnya. Dari kejauhan, hamparan putih yang menutupi jalan serta nisan di area pemakaman tampak menyerupai salju.

Namun setelah diamati dari dekat, gumpalan putih tersebut ternyata bukan butiran salju, melainkan serat kapuk yang berasal dari buah pohon randu berukuran besar yang tumbuh di sekitar lokasi pemakaman.

Buah pohon randu yang telah tua pecah akibat tiupan angin sehingga serat kapuk beterbangan ke udara dan menyelimuti kawasan sekitar. Pemandangan itu menciptakan suasana yang menyerupai hujan salju tipis di daerah tropis.

Rizky (30), salah seorang warga setempat, mengaku sempat terkejut saat melintas di area pemakaman menuju tempat kerjanya.

“Awalnya saya kaget, kok seperti ada salju turun di pemakaman. Waktu saya dekati dan pegang, ternyata itu kapuk dari pohon randu tinggi yang ada di pojok makam,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Kelurahan Bojongbata yang bekerja di Dinas Kesehatan dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar lokasi, agar tetap berhati-hati.

Menurutnya, serat kapuk yang beterbangan berpotensi mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi warga yang memiliki riwayat alergi maupun asma.

“Serat kapuk yang beterbangan dikhawatirkan dapat mengganggu pernapasan bagi warga yang memiliki riwayat alergi atau asma,” katanya.

Fenomena alam musiman ini tidak menimbulkan kerusakan maupun korban. Meski demikian, pemandangan langka yang memutihkan area pemakaman Bojongbata tersebut menarik perhatian warga. Banyak pengguna jalan berhenti sejenak untuk mengabadikan momen unik itu menggunakan kamera ponsel mereka.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *