SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Elsa Heimbach, Kartininya Cianjur Selatan yang Sukses Menjadi Seorang Petani Cabai

3148
×

Elsa Heimbach, Kartininya Cianjur Selatan yang Sukses Menjadi Seorang Petani Cabai

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Megenal lebih dekat sosok Bunda Elsa (40) salah seorang wanita hebat asal desa Balagede, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, yang sukes menjadi petani cabai dan mendapat julukan Srikandinya Hortikultura dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2018.

Bunda Elsa patut di acungi jempol dan menjadi contoh bagi wanita lainnya sebab bisa mengangkat nama baik kaum perempuan. Dengan kegigihannya menjadi seorang petani cabai Elsa bisa membiayai putrinya hingga kuliah.

Awal mula Bunda Elsa tertarik menjadi seorang petani cabai berawal sepulang dirinya dari Belanda. Selama 7 tahun di Belanda, Elsa mendapatkan ilmu cara bercocok dan budidaya tanaman cabai.

“Tujuan dirinya terjun ke dunia pertanian tiada lain ingin merubah image petani Indonesia, dimana petani kita sudah tua dan profesi ini kurang diminati oleh generasi muda. Maka dari itu, saya terjun ke dunia pertanian dan rela meninggalkan dunia kontraktor,” terang Elsa.

Selama 12 tahun menjadi petani cabai dengan luas garapan tanah hampir 5 hektar dengan mengandalkan modal seadanya, disertai dengan ketekunan yang tinggi dunia pertanian bisa dijadikan profesi yang menjanjikan.

“Ya tentu saja harus bermental baja dan tidak boleh menyerah, adapun jenis cabai yang ditanam saya lebih memilih cabai besar Hibrida atau lebih dikenal dengan sebutan cabai keriting. Saat ini saya sedang mengembangkan cabai Varietas lokal yaitu cabai gendot dan untuk penjualan nya sendiri saya jual ke Pasar Induk Bandung, ada juga sebagian ke restoran restoran yang ada di Kota Bandung,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *