“Kami ingin Sumedang menjadi tempat lahirnya SDM kreatif yang profesional. Tantangannya adalah meningkatkan kualitas sekaligus membangun standar jasa yang sesuai dengan kompetensi,” katanya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Konten kreator Krisna Euy menambahkan, perkembangan media sosial telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Ia mengungkapkan, tidak sedikit kreator asal Sumedang yang mampu memperoleh penghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah setiap bulan.
“Menjadi konten kreator tidak bisa instan. Dibutuhkan kesabaran, kreativitas, dan konsistensi untuk terus berkembang,” ujarnya.
Bupati Dorong Pemanfaatan AI dan Promosi Potensi Daerah
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi penyelenggaraan Kopdar Fotografi sebagai wadah meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas jejaring insan kreatif.
Menurutnya, bertambahnya jumlah fotografer dan konten kreator berkualitas menjadi indikator tumbuhnya kreativitas masyarakat yang akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah.
“Ketika masyarakat kreatif, inovatif, dan mandiri, pemerintah cukup menjadi fasilitator, sedangkan masyarakat menjadi co-creator pembangunan,” tutur Dony.
Ia juga mengajak para fotografer dan konten kreator untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai sarana meningkatkan kemampuan.
Dony menegaskan, kamera kini tidak lagi sekadar alat dokumentasi, tetapi telah menjadi instrumen untuk membangun citra daerah, menggerakkan ekonomi, mempromosikan pariwisata, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sumedang memiliki kekayaan alam, budaya, kuliner, dan destinasi wisata yang luar biasa. Jadikan semua itu sebagai kanvas karya visual yang mampu menarik perhatian nasional bahkan dunia,” pungkasnya.















