Khusus:
1. Penulis Buku Biografi Singkat *SBY* (Kata Pengantar oleh : Dr. Syariefuddin Hasan SE., MM., MBA)
2. Penulis Buku : Mengenal Barisan Islam Moderat (BIMA) serta Gerakan Olahraga Pernafasan dan Beladiri Tenaga Dalam (dengan kata pengantar oleh : *Dr. KH. Syukriadi Sambas M.Si* dan kata sambutan oleh : *Ridwan Kamil* & *Uu Ruzhanul Ulum*)
3. Mantan Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung th.2015 dari Partai Demokrat.
VISI & MISI:
A. Visi:
*DURIAT Bandung Menuju Juara
*DAMAI, MAKMUR, KITA (DMK)
B. MISI
*Penanganan Kemacetan:
1. Peningkatan Sosialisasi dan Edukasi untuk memasyarakatkan moda transportasi umum, bersepeda dan berjalan kaki.
2. Pengembangan moda transportasi umum yg lebih murah dan terjangkau, misal pengembangan KRL yang lebih murah ketimbang Monorel (BANDROL = Bandung tour on KRL)
3. Memperbanyak fly over murah spt Antapani, pada persimpangan2, kalau diperlukan buat underpass dan juga pelebaran jalan
4. Menata Kaki Lima
5. Pembatasan jumlah kepemilikan mobil dan motor di setiap rumah
6. Mulai menciptakan sistem lalu lintas sabuk penyangga, dimana mobil-mobil dari luar kota (bukan plat D) tidak masuk ke dalam kota tapi ditampung dan di parkir, di area penyangga yg dipersiapkan, kemudian dibuat jalan yang melingkari kota seperti sabuk, untuk mengantisipasi agar mobil2 luar kota, tidak masuk melewati dalam kota Bandung.
*Penanganan PKL:
1. Penanganan PKL secara komprehensif dengan melihat Sosiologi PKL itu sendiri, (untuk apa berdagang di tempat bagus, kalau tidak ada pembeli) konsep relokasi di daerah sekitar PKL menjadi alternatif utama, kalau tidak memungkinkan, bisa pakai konsep alternatif kedua dengan memperlebar pedestrian, dengan membuat “PKL way ” yang tertata rapih (dikelola ketat) yang hidup bersama para pejalan kaki, contoh kecil Malioboro Yogyakarta, dan alternatif ke tiga dibuat “Sky Walk” seperti yang sekarang dibuat Walkot RK, di Cihampelas.
2. Sebaik-baiknya visi misi dan program (termasuk ngurus PKL) tetap harus mengacu kepada Rencana Tata Ruang dan Rencana Wilayah (RTRW) kota Bandung, selebihnya adalah bahan masukan untuk perubahan RTRW ke depan.
3. Perlu dibuat Dinas baru agar PEMKOT lebih fokus dan serius menangani PKL yaitu: Dinas Pembinaan dan Penataan PKL.
*Penanganan Kesehatan:















