*Elemen-elemen Kota:
1. Taman-taman tematik Kota yang sudah dirintis oleh Ridwan Kamil, akan terus di tumbuh kembangkan, termasuk sistem pemeliharaan yang baik, di tambah Mushola-mushola tematik.
2. Renovasi bangunan-bangunan Muka Kota dapat di subsidi pemerintah untuk kepentingan *Objek Pariwisata* terlebih bangunan-bangunan heritage bersejarah
3. Bekerjasama serius dengan PLN dan TELKOM untuk Membereskan Kabel2 yang merusak citra kota.
4. Jembatan Penyebrangan Jalan, yang banyak membuat ngeri para penyebrang jalan, wajib di perbaiki dan di manusiawikan.
*Membentuk Dewan Kota:
Sudah saatnya dilakukan penguatan leadership eksekutif Kota dari “Single Fighter” kepada kepemimpinan Kolektif, dengan pembentukan Dewan Kota, kepemimpinan eksekutif Walikota masih belum cukup kuat untuk mengakselerasi kinerja birokrasi 30 SKPD, 30 Kecamatan dan 151 Kelurahan, sehingga banyak kebijakan yang mengambang tanpa bisa di implementasikan.
Hal ini akibat tidak adanya Blue Print Road Map yang rinci dan detail menyangkut objek, tahapan dan sasaran untuk pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang di keluarkan oleh Walikota, tugas Dewan Kota Fokus untuk membuat Blue Print Road Map tersebut, yang kemudian dijadikan alat bersama Walikota untuk mengeksekusi setiap kebijakan.
Sebagai langkah awal konsep pembentukan Dewan Kota ini, regulasinya akan di siasati untuk meleburkan kinerja dari Asisten Daerah, Staf Ahli dan Tim Ahli menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan menjadi Dewan Kota dengan jumlah 50 orang ahli dari berbagai Bidang.
Sistem Dewan Kota ini akan lebih efektif, efisien, cepat dan flexible dalam mengantisipasi pelaksanaan dan implementasi berbagai kebijakan dan program, sehingga 30 SKPD, 30 Kecamatan dan 151 Kelurahan tidak akan menemukan kesulitan untuk melaksanakan berbagai kebijakan.















