SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Jelang Konfercab PC NU Cianjur, Berikut 4 Calon di Prediksi Maju Menjadi Ketua

264
×

Jelang Konfercab PC NU Cianjur, Berikut 4 Calon di Prediksi Maju Menjadi Ketua

Sebarkan artikel ini

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

MMN.co, Cianjur – Masa khidmat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur periode 2017-2022 bakal berakhir. Suksesi pengurus lima tahun ke depan segera dilaksanakan. Tepatnya, direncanakan pada hari Sabtu 28 Mei  2022 mendatang, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ittihad Rawa Bango.

Belakangan, sudah muncul 4  kandidat calon ketua, khususnya untuk ketua tanfidziyah. Di antaranya, KH Pipin S Arifin dari Pondok Pesantren Al Riyadl Cipanas, KH Dadang Farid dari Ponpes Darul Falah Pacet, KH Abdul Karim atau Akas dari Ponpes Al Istiglal Cicantu Sukaluyu, dan KH Deden dari Ponpes Al Itishom Warungkondang Cianjur.

Ketua Organizing Committee (OC), Ujang Sahid mengatakan, kendati nama-nama bakal calon tersebut sudah beredar, namun kepastiannya tentu ditangan peserta Konfercab mendatang.

“Ke 4 orang kiai ini sudah konfirmasi akan maju sebagai calon Ketua PC NU,” kata Ujang seusai rapat pembentukan pantia Konfercab di gedung PC NU Jalan Perintis Kemerdekaan Jebrod Cianjur, Jumat sore 8 April 2022.

Sementara itu, Ketua PC NU, KH Choirul Anam mengatakan, Konfercab merupakan musyarawah tertinggi di tingkat PC NU.

Choirul berharap, ketua nanti dapat melahirkan kepengurusan sesuai dengan kebutuhan NU.

“Salah satunya pengurus NU harus bisa mencerminkan akhlak nahdiyin,” kata Choirul yang juga Ketua Pusdai Jawa Barat ini.

Humas Konfercab PC NU, Deni Abdul Kholik menambahkan, dalam Konfercab ke 18  tersebut, peserta akan memilih rais syuriah dan ketua tanfidziyah baru masa bakti 2022-2027.

Setidaknya ada  5 orang perwakilan dari Majelis Wilayah Cabang (MWC)  di 32 kecamatan menjadi peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *