MMN.co, Cianjur – Satu Kampung yang berada dipelosok Cianjur yakni di Kampung Cihalimun, desa Mekarsari, kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat belum teraliri listrik dari PLN. Selain tidak adanya aliran listrik PLN, infrastruktur jalan juga masih bebatun. Lebih mirisnya lagi susahnya sinyal handphone diwilayah Kampung tersebut.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kurang lebih ada sekitar 423 jiwa penduduk dan 132 kepala keluarga yang membutuhkan penerangan cahaya listrik. Adapun aktifitas warga di Kampung Cihalimun mulai dari bertani, berdagang dan lain lain nya. Ironisnya di zaman now alias jaman modern tapi apa yang dirasakan warga dipelosok Kabupaten Cianjur seakan belum merasakan kemerdekaan.
Pantauan MMN.co dilokasi, kampung Cihalimun untuk mendapatkan cahaya listrik warga membuat turbin kincir manual agar adanya penerangan cahaya listrik walau tidak maksimal dan ada sebagian mengunakan listrik Linmar dari tenaga surya yang didapat bantuan dari Provinsi Jabar.
Tasman (40) warga Cihalimun mengatakan, memang ada listrik tapi menggunakan turbin, ada juga sebagian yang mengunakan listrik Linmar pakai tenaga surya tetapi itu tidak maksimal cahayanya.
“Jujur saja sebagai warga yang ada dipelosok kota Cianjur tentunya sangat berharap sekali adanya bantuan listrik dari PLN agar kami warga di kampung ini bisa lebih berkembang baik dalam segi ekonomi dan lain lain nya,” katanya.
Masih kata Tasman, selain belum tersentuhnya jaringan listrik PLN, juga susah sinyal handphone.
“Dengan adanya wabah Pandemi Covid-19, anak-anak harus belajar daring alias online sehingga kasihan sama anak anak kami harus belajar daring naik ke atas gunung supaya dapat sinyal handphone. Jadi sudah jatuh ketiban tangga, listrik PLN belum ada ditambah jalan kondisinya masih jelek tapi apa daya kami syukuri saja pak,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).
Sementara Itu, Nanda Yoni Ardiana Manager PLN ULP Tanggeung Cianjur merespon terkait satu kampung diwilayah Kecamatan Naringgul yang belum ada penerangan cahaya listrik dari PLN. Untuk jangka pendek nya kami survey dulu bang biasanya.
“Biasanya dari Pemda pun juga ada program lisdes (listrik desa),
namun jika belum masuk usulan lisdes nanti hasil survey akan kami kirim ke PLN Bandung untuk dialokasikan anggaran terkait listrik desanya,” terang Nanda saat dihubungi MMN.co, Selasa (8/6/2021).
(Jay)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











