SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEMegapolitanNasional

Jokowi-Ma’ruf Unggul di 2 TPS di Lapas Sukamiskin

71
×

Jokowi-Ma’ruf Unggul di 2 TPS di Lapas Sukamiskin

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, JAKARTA – Hasil penghitungan suara di dua TPS di Lapas Sukamiskin yakni TPS 75 dan TPS 65 mencatatkan pasangan Calon Presiden Joko Widodo – Maruf Amin mengungguli Prabowo Sunianto-Sandiaga Uno.

Di TPS 75, pasangan Joko Widodo-Maruf Amin memperoleh 153 suara, Prabowo-Sandiaga Uno mendapatkan 105 suara. Sedangkan surat yang tidak sah tercatat sebanyak 11 suara.

Sementara di TPS 65, pasangan Joko Widodo Maruf Amin mendapatkan suara 172 suara, Prabowo-Sandiaga Uno 111 suara.

“Surat yang tidak sah di TPS ini tercatat ada tiga suara,” ujar ketua KPPS 65, Rangga Wulung.

Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, mengatakan sebagian besar warga binaan terakomodir menyalurkan hak pilihnya. Adapun mereka yang tak bisa mencoblos, lebih karena faktor administrasi.

“TPS-nya kami bagi dua. Dari seluruh jumlah warga binaan 480, yang dicover (bisa mencoblos) 465 orang,” ujarnya saat ditemui di sela pencoblosan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution, Rabu (17/4).

Tejo menjelaskan hanya, 15 orang yang tetap tidak bisa mencoblos, meski pihaknya sudah melakukan upaya koordinasi kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

“15 orang tidak terdeteksi di disdukcapil. Alasannya bahwa NIK (Nomor Induk Kependudukan) bermasalah. NIK disampaikan ke disdukcapil ternyata (NIK) tidak terdaftar,”katanya.

“Lalu, ada juga yang setelah melakukan perekaman ga ada NIK-nya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dari total 480 warga binaan yang menghuni di Lapas Sukamiskin, jumlah narapidana yang bisa menyalurkan hak pilihnya sebanyak 465 orang.

Dari pantauan, para pemilih di Lapas Sukamiskin tidak hanya dilakukan oleh para narapidana. Terlihat petugas dan sebagian wartawan pun ikut menyalurkan hak pilihnya di sana.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *