“Apakah mungkin kita menang? Mungkin. Golkar itu besar kalau solid. Kalau tidak solid pasti kalah. Tunjukkan kebesaran Partai Golkar dalam momentum Pilkada Kabupaten Bandung 2024 ini,” ujar Kang Ace.
“Hentikan main sendiri-sendiri. Tegak lurus terhadap kebijakan Partai. Apa yang telah diputuskan partai harus diamankan. Kalau ada kader yang keluar dari jalur kebijakan partai, silakan keluar,” tegasnya.
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu mengatakan, percaya semua kader Partai Golkar di Kabupaten Bandung, terutama yang senior tegak lurus terhadap kebijakan itu. Karena itu, jaga dan menangkan Sahrul Gunawan. Bagi kader-kader muda yang memiliki gerakan lebih masif ke bawah, lakukan peningkatan.
“Kang Sahrul insya Allah menang,” ucap Kang Ace.
Untuk Pilkada Kabupaten Bandung 2024, ujar dia, DPD Partai Golkar Jabar akan memberikan perhatian khusus. Selama memimpin DPD Partai Golkar Jabar, calon kepala daerah (cakada) di Jawa Barat, sepeser pun tidak dimintai uang.
“Kenapa, karena saya ingin Golkar menang. Kalaupun dikasih (uang), saya kembalikan. Saya ingin seluruh kader harus menunjukkan martabat dan marwah Partai Golkar. Sahrul Gunawan adalah pilihan partai. Bukan karena Kang Sugi (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Sugiyanto) tidak pantas. Beliau sangat pantas. Tapi DPP punya kebijakan lain, dan kader harus sama-sama patuh terhadap keputusan partai. Seluruh kader harus tegak lurus atas keputusan itu,” pungkasnya.
Sinyal Kemenangan
Menurut Kang Ace, sinyal kemenangan telah di depan mata. Rakyat pemilik suara tidak bisa dibeli. Rakyat merasakan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan Partai Golkar. Sahrul Gunawan memiliki magnet tersendiri bagi masyarakat.















