Sebab itu, Lina berharap pihak armada stop mengganggu teteh saya (Ade Juhariah, istri Ilman Sadewa sekaligus ibu Arjuna Ghuanteng).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Mau apalagi kalian? Nyawa sudah 2, iyakan? Sopir mau dibebasin sudah, surat damai sudah. Mau teteh saya jadi gila? Yang benar aja,” ujarnya dengan nada kesal.
Sebelumnya, pihak keluarga korban mengakui telah menandatangani surat dan membuat video perdamaian sesuai permintaan pihak perusahaan dump truk pasir.
Selain itu juga, keluarga almarhum mengakui telah menerima uang duka sebesar Rp43.500.000 dari pihak perusahaan dump truk pasir untuk biaya rumah sakit, ambulans, pemakaman sampai tahlilan selama 7 hari.
“Adapun proses yang sedang berlangsung di Pengadilan, itu sudah di luar ranah keluarga korban. Karena keluarga korban sudah memberikan statement perdamaian berupa video. Adapun sopir mau bebas atau tidak itu silahkan. Itu bukan ranahnya kita lagi. Silahkan pihak armada (perusahaan dump truk pasir),” tandasnya.(Red/Aris-FWJI)
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











