SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
MegapolitanNasional

Kelurahan Cibodasari Tangerang Beri Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur

180
×

Kelurahan Cibodasari Tangerang Beri Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur

Sebarkan artikel ini

Cianjur – Pemerintah Kelurahan Cibodasari, Kota Tangerang, Banten menyerahkan bantuan kepada korban gempa bumi di Kp. Buniaga, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu 3 Desember 2022.

Penyerahan bantuan dari Pemerintah Kelurahan Cibodasari itu berkolaborasi bersama warga, Karang Taruna dan Polsek Jatiuwung.

“Bantuan yang diberikan kepada korban gempa Cianjur berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako dan lainnya,” ujar Lurah Cibodasari Panji Buana didampingi Ketua Katar Kelurahan dan Bhabinkamtibmas, Sabtu (3/11/2022).

Panji mengatakan dirinya turut prihatin dan belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi.

“Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban para korban,” katanya.

Dalam kesempatan itu Panji menyampaikan terima kasih kepada warga Kelurahan Cibodasari.

“Semoga bermanfaat besar bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Cianjur dan menjadi amal kebaikan bagi warga Cibodasari,” tandasnya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB.

Berdasarkan informasi tercatat kerusakan bangunan di Kp. Buniaga, Desa Ciherang, Pacet, kerusakan bangunan hampir 90 persen dan 1 orang meninggal dunia akibat musibah gempa bumi, 228 orang pengungsi, balita 27 orang, lansia 8 orang, ibu hamil 1 orang, ibu menyusui 10 orang dan puluhan anak-anak.

(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *