“Selain itu, Kampung Siaga Bencana diharapkan menjadi pusat edukasi masyarakat terkait kesiapsiagaan, jalur evakuasi, penyelamatan kelompok rentan, serta penguatan solidaritas sosial dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.
Yulius juga menekankan pentingnya peran pilar-pilar sosial sebagai ujung tombak pelayanan sosial di lapangan. Menurutnya, mereka tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga berperan dalam edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas masyarakat sebelum bencana terjadi.
Reporter: Suhartono














