PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Nasional

Longsor Lagi, Warga Sukamukti Berharap Bantuan dari Pemerintah

472
×

Longsor Lagi, Warga Sukamukti Berharap Bantuan dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup akses jalan warga yang menghubungkan Kampung Tajakalapa dan Kampung Sukamaju, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (22/8) malam, sekira pukul 23.00 WIB.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Diduga, longsornya tebing akibat rembesan saluran air Cibodas. Beruntung dalam insiden itu tidak adanya korban jiwa.

Sementara itu pasca longsornya tebing, Kamis (23/8) pagi, warga Kampung Sukamaju melakukan gotong royong membersihkan matrial berupa tanah, kayu dan bambu yang menutup badan jalan.

Dikatakan Ketua RW 03, Agus Tari, bahwa akibat longsor itu akses jalan Kampung Sukamaju tidak bisa dilewati kendaraan.

“Alhamdulillah, masyarakat antusias gotong royong untuk membersihkan matrial longsor yang menutup badan jalan sehingga akses jalan sudah bisa digunakan lagi,” ujarnya.

Kasi Trantib Kecamatan Cisayong, Drs. Agus Suryana menjelaskan, bahwa longsor ini karena diatas tebing tersebut terdapat saluran air sehingga menimbulkan adanya rembesan-rembesan air.

“Sekarang musim kemarau, mungkin ada tanah retak. Dan mungkin itu penyebab terjadi longsor,” ungkapnya.

Lanjut Agus, dirinya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah bergotong royong.

“Ini bentuk kepedulian. karena memang dalam penanggulangan bencana itu adalah kewajiban kita semua baik pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Sukamukti, Jajang menyampaikan, bahwa bencana tanah longsor di lokasi tersebut merupakan yang ke 2 kalinya.

“Longsor yang pertama pada tanggal 9 Desember 2015 lalu, dan sudah mengajukan proposal bantuan untuk pembangunannya namun sampai saat ini belum ada realisasi,” tandasnya.

Penulis: Budi
Editor: Dedy Rahman

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *