“Tiba-tiba saya diberhentikan secara sepihak. Padahal loyalitas, perjuangan dan nyawa sekalipun sudah saya pertaruhkan. Jelas ini sangat tidak adil dan bentuk kezholiman. Saya berharap adanya klarifikasi dan duduk secara kekeluargaan bersama Pak Afuk tanpa ada campur tangan orang lain. Toh jika memang saya ada salah mohon dimaafkan, namun harus dijelaskan dimana salahnya,” tandasnya.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Anggi | Zola













