“Tiba-tiba saya diberhentikan secara sepihak. Padahal loyalitas, perjuangan dan nyawa sekalipun sudah saya pertaruhkan. Jelas ini sangat tidak adil dan bentuk kezholiman. Saya berharap adanya klarifikasi dan duduk secara kekeluargaan bersama Pak Afuk tanpa ada campur tangan orang lain. Toh jika memang saya ada salah mohon dimaafkan, namun harus dijelaskan dimana salahnya,” tandasnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Anggi | Zola
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















