Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

Nasional

Massa Presidium Rakyat Sugih Mukti Kembali Geruduk Kantor DPRD Cianjur

×

Massa Presidium Rakyat Sugih Mukti Kembali Geruduk Kantor DPRD Cianjur

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Ratusan massa presidium rakyat Sugih Mukti kembali geruduk gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (8/8).

Jajaran pihak keamanan pun disiagakan untuk meminimalisir terjadinya kerusuhan.
Secara bergantian pimpinan kepengurusan presidium rakyat Sugih Mukti, menyampaikan aspirasinya melalui orasi.

Ditemui disela aksi Ridwan Mubarok menyampaikan,” aksi kami hari ini mencoba mengingatkan kembali, kaitan dengan PR besarnya pembentukan hak angket mega proyek Campaka, karena jelas ini terindikasi adanya tindak pidana korupsi sampai angka 40 miliyar lebih,” kata dia.

Masih dikatakannya, kalau ini tidak didesak oleh massa aksi dan tidak dilakukan under frezer, mereka akan lupa dan mereka tidak akan menuntaskan PR besarnya tersebut sampai ketingkat paripurna, dan itu harus tetap kita perjuangkan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kepada Kapolres Cianjur, prihal terjadinya pemukulan pada salah seorang massa aksi presidium rakyat Sugih Mukti beberapa waktu lalu.

Pihaknya akan menanyakan, tindak lanjut tentang kasus pemukulan pada massa aksinya.

Menurutnya, pelaku pemukulan bukan makhluk yang istimewa, jadi jika berbicara secara konstitusi tentang hak-hak kewarganegaraan, pelaku harus diadili secara hukum. Jika tidak segera ditindak lanjuti, maka pihak presidium rakyat Sugih Mukti akan melaporkannya langsung ke Kapolri.

READ  Besok Putusan MK Terkait Pilpres Dibacakan, AHY: Saya Hanya Berharap Bangsa Kembali Bersatu

Ya, sempat terjadi bersitegang dengan jajaran kepolisian, ketika salah seorang dari kesekretariatan DPRD Kabupaten Cianjur menemui para pendemo.

“Tak ada gunanya kita berdebat disini, karena tugas kami hanya mengawal aksi unjuk rasa saja sesuai aturan kepolisian,” Warsito menegaskan.

“Karena tak seorang pun anggota dewan yang hadir, maka kami akan mensegel kantor Dewan,” kata Ridwan Mubarok.

Hal senada juga disampaikan oleh Jenderal Tatang,”Ya, penyegelean tersebut merupakan salah bukti bahwa masyarakat sudah tidak mempercai lagi anggota dewan Cianjur, padahal mereka dipilih dan digaji oleh rakyat,” tukasnya.

Menyikapi aksi tersebut pihak kesekretariatan DPRD Kabupaten Cianjur, hanya mengatakan, “Nanti akan saya sampaikan kepada empat unsur pimpinan dewan,” kata T.S inisial.

Penulis: Jay
Editor: Dedy Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *