PEMALANG – Cuaca terik yang menyengat wilayah Pemalang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir membuat warga mencari cara untuk memadamkan dahaga
Berdasarkan data dari BMKG suhu siang hari di kawasan pesisir ini mencapai puncaknya di kisaran angka 32 °C hingga 33 °C.
Alih-alih mengeluh fenomena alam ini justru membawa berkah melimpah bagi para pedagang minuman dingin Salah satu yang ketiban rezeki nomplok adalah Juki penjual Es Dawet Ireng khas Purworejo yang mangkal di kawasan Taman Patih Sampun Pemalang.
Sejak siang hari Gerobak sederhananya tak pernah sepi dari serbuan pembeli Alhamdulillah kalau cuaca lagi panas begini dagangan saya cepat ludes Biasanya cuma habis 50 porsi sekarang bisa sampai 100 porsi sehari ungkap Juki sumringah saat ditemui Rabu (1/7).
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan yang unik, Puluhan pengendara motor buruh pabrik hingga anak sekolah tampak rela berdesakan dan mengantre di bawah terik matahari demi mendapatkan satu gelas es dawet berwarna hitam legam tersebut.
Dawet ireng yang terbuat dari abu jerami padi ini memang dikenal memiliki tekstur yang kenyal alami serta khasiat meredakan panas dalam Dipadukan dengan guyuran kuah santan gurih dan manisnya legit gula aren, minuman ini menjadi perpaduan sempurna untuk meredakan gerah.
Salah satu pembeli asal Kelurahan Beji Septi ( 20 ) mengaku sengaja datang jauh-jauh setelah demi mendapatkan satu porsi dawet Ireng kesukaannya
“Sengaja mampir karena cuaca di luar benar-benar panas menghentak. Minum dawet ireng ini rasanya langsung mak nyess di tenggorokan segar banget dan manisnya pas bikin nagih ujarnya sambil menikmati minumannya.











