Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

#
#
HOME

Pelabuhan Internasional Patimban Dibiayai dari Pinjaman JIKA Senilai Rp14 Triliun

×

Pelabuhan Internasional Patimban Dibiayai dari Pinjaman JIKA Senilai Rp14 Triliun

Sebarkan artikel ini
Pelabuhan Internasional Patimban Dibiayai dari Pinjaman JIKA Senilai Rp 14 Triliun
Pelabuhan Internasional Patimban Dibiayai dari Pinjaman JIKA Senilai Rp 14 Triliun
13 Pengunjung

MetroMediaNews.co – Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih menghadiri penandatanganan perjanjian pinjaman proyek pembangunan pelabuhan internasional Patimban Subang, Provinsi Jawa Barat, antara Kementerian Keuangan dengan Japan International Coorporation Agency (JICA) Indonesia Office, di Aula Djuanda 1 Kementerian Keuangan jalan Dr. Wahidin Raya No. 1 Jakarta, Rabu (15/11/17).

Penandatanganan yang dilakukan oleh Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Robert Pakpahan dan Chief Representative disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan senior Vice President JICA Syinya Ejima dengan total pinjam sejumlah JPY 127,215 atau setara Rp. 15,2 triliun.

Pinjaman tersebut diperuntukkan untuk membangun 2 proyek, yaitu Rp. 900 miliar untuk pembangunan world class university with entrepreneurial spirit di Universitas Gajah Mada (UGM) dan senilai JPY118,209 atau setara dengan Rp. 14, 3 Triliun untuk pembangunan pelabuhan patimban fase 1.

“Alhamdulillah anugrah dari Allah Patimban telah ada kemajuan dengan diluncurkannya annggaran, dan rencananya April sudan mulai action,” ungkap Bupati Imas saat memberikan sambutannya.

Presiden Jokowi tambahnya, menginginkan tahun 2019 sudah mulai opsional dan dipergunakan. Karena bila semakin cepat akan semakin baik karena kesejahteraan untuk Kabupaten Subang semakin tinggi.

“Kita harus menyiapkan segalanya, terutama SDM agar kita tidak hanya menjadi penonton saja,” ujar Imas.

Ia berharap pemerintahan di Subang dari mulai Desa, Camat dan Dinas untuk selalu mengawasi proyek ini sampai selesai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pinjaman dari JICA tersebut merupakan pinjaman tahap awal yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan akses sepanjang 8,1 km, terminal, jembatan dan back-up area pelabuhan.

Ia menambahkan Patimban akan menjadi alternatif bagi industri sekitarnya yang akan memperkuat aktivitas ekonomi.

“Rencananya pelabuhan baru Patimban ditargetkan Soft Opening pada Maret 2019,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan tersebut akan banyak menggunakan teknologi Jepang, sehingga pinjaman untuk kegiatan ini memanfaatkan fasilitas special terms for economic partnership (STEP).

“Tingkat bunganya menggunakan bunga tetap sebsar 0,1 % per tahun dengan masa tenggang 12 tahun dan masa pembayaran kembali 28 tahun, sehingga totalnya 40 tahun,” tutupnya.

Mentri Sri Mulyani juga memuji Bupati Subang, karena merupakan Bupati wanita pertama Subang yang banyak memberikan kemajuan daerahnya dan berhasil memfinalkan pelabuhan dan begitu dicintai warganya.

(Bh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *