SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Megapolitan

Penghuni Apartemen Mediterina Palace Kemayoran Tolak Kepengurusan Khairil Poloan

544
×

Penghuni Apartemen Mediterina Palace Kemayoran Tolak Kepengurusan Khairil Poloan

Sebarkan artikel ini

MMN, JAKARTA – Adanya klaim sepihak tentang pengurusan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Mediterina Palace Kemayoran, terutama oleh kubu Khairil Poloan menuai protes warga Apartemen Mediterina Palace Kemayoran. Mereka menilai klaim sepihak yang dilakukan oleh P3SRS menimbulkan kegaduhan dan ketidaknyamanan penghuni.

Serly dan beberapa warga lainnya mengeluhkan banyaknya beredar selebaran gelap di unit-unit warga yang mengatasnamakan kepengurusan P3SRS tertentu.

“Selama ini jika ada informasi untuk warga dari P3SRS ada cara atau ketentuan dalam menyampaikan info tersebut. Misalnya lewat mading atau media resmi lainnya, tapi ini kok lucu kami warga tiap pagi menemukan selebaran entah datang darimana yang isinya pemberitahuan diselipkan dikolong pintu unit kami. Prilaku seperti ini cukup mengganggu kenyamanan kami sebagai penghuni,”ujar Serly kepada wartawan, Senin (13/5).

Hal sama dikatakan Bagus salah seorang penghuni Apartemen Mediterina Palace Kemayoran, bahwa dirinya selama ini cukup nyaman dengan kinerja badan pengelola bahkan prihal pembayaran iuran bulanan dirinya dan mayoritas warga apartemen lebih percaya pada badan pengelola .

“Dibanding pihak yang mengklaim saya dan mayoritas masyarakat lebih percaya pada badan pengelola baik dalam melakukan pembayaran maupun mempercayakan perawatan lingkungan tempat tinggal kami. Saya berharap atas konflik ini para pihak bisa menyelelesaikan secara hukum dan saya menyesal aparat keamanan kemarin cenderung membelah pihak yang kami nilai salah,” kata Bagus.

Ia menambahkan, pihaknya sebagai warga yang cukup faham aturan hukum berharap pemda DKI tidak gegabah dalam mengambil langkah. Jangan sampai dimanufulasi oleh para pihak yang nyata-nyata tidak disukai warga.

“Belum apa-apa saja mereka sudah teriak-teriak sah padahal cuma berbekal surat pencatatat dari Disperum bukan SK Gubernur DKI Jakarta. Itupun kita gak tau surat Disperum itu bener apa gak, intinya kami warga disini mayoritas menolak mereka,” tandasnya.(Dedy)

Respon (1)

  1. Setahu sy mayoritas warga yg memilik banyak unit disitu justru mendukung kepengurusan Khairil poloan krn iuran maintenance yg di tarik pengurus yg lama ( dibawah pengelolaan developer) naik terus,ini bisa di buktikan dg besarnya iuran yg di kelola pengurus yg lama paling mahal se aptmn di wilayah kemayoran,ketika warga sdh ribut2 besar baru kenaikan iuran di batalkan padahal sebelumnya akan di naikkan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *