Sementara itu, Kasubag Humas Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta Lousiana Margareth Salaki, S.H., A.WP, berharap melalui pelatihan itu, BPK akan terlihat semakin bagus dalam memberikan pelayanan informasi kepada publik sehingga menentukan kebijakan dalam membangun reputasi lembaga.
“Dalam konteks manajemen risiko, ada risiko reputasi yang harus dikelola agar bernilai positif,” tambah Lousiana.
Untuk itu, Humas di setiap Kementerian atau Lembaga harus melakukan media monitoring secara aktif dengan memperhatikan isu publik yang terkait kementerian atau lembaga.
“Kegiatan humas atau publik relations saat ini menjadi hal penting yang harus dibangun oleh pemerintah kepada publik sebagai cara memberikan edukasi serta rasa percaya di mata publik, bahwa pemerintah melakukan kerja nyata untuk pembangunan Indonesia demi meningkatkan daya saing dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
(Adi/Red)













