Cianjur – Akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Sabtu malam 5 Nopember 2022 di wilayah kecamatan Cidaun, kabupaten Cianjur, Jawa Barat terjadi banjir bandang dan longsor dibeberapa desa seperti Cidamar dan Cimaragang.
Kepala desa Cimaranggang Asep Suganda menerangkan, ada sekitar 8 titik longsoran diantaranya di Kampung Jangot 2 titik, Gerendong 1 titik, Cisela 1 titik, Sukabakti 1 titik, Gunung Geulis 1 titik, Sukasirna 1 titik dan terakhir di Kampung Cisereuh satu titik hektaran sawah terdampak banjir bandang dan longsor terancam gagal panen.
“Hampir 50 persen wilayah desa Cimaragang terjadi bencana longsor. Untuk korban jiwa tidak ada tetapi ada sekitar 20 rumah warga yang terkena dampak material longsoran berupa lumpur. Dua diantaranya rumah warga raib serta dua unit kendaraan motor hilang terbawa banjir lumpur,” ujar Kades saat dihubungi Metromedianews.co, Minggu (6/11/2022).
Pemerintah desa sudah mengevakuasi warga yang rumahnya terkena longsor untuk diungsikan ketempat yang lebih aman.
“Sementara ini jalur jalan Puncak Bayuning menuju Cibuluh dan Cimaragang lumpuh total akibat tertutup material longsoran tidak bisa dilalui kendaraan. Kini warga sedang mengevakuasi material longsoran dengan alat manual, diperkirakan tidak akan selesai satu hari mungkin akan memakan waktu berhari-hari,” tukasnya.
“Semoga segera adanya bantuan untuk pembenahan evakuasi material longsoran mengunakan alat berat di jalan lintas Puncak Bayuning Cibuluh dan untuk bantuan warga masyarakat yang rumahnya terkena longsor dari dinas terkait,” pungkasnya.















