SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Puluhan Siswa SDN Bunijaya Cikadu Belajar di Gubuk Berlantaikan Tanah Merah

278
×

Puluhan Siswa SDN Bunijaya Cikadu Belajar di Gubuk Berlantaikan Tanah Merah

Sebarkan artikel ini

Dewi Menambahkan,Adapun anak anak belajarnya dengan sistem silih berganti seperti Kelas 1 mulai dari pagi sampai jam 10 dan untuk kelas 2 mulai siang sampai jam 1 Setiap hari Seperti begitu cara belajar anak anak di Sekolah SDN bunijaya.

“Kami bersama guru lainya berharap Semoga pemerintah baik kabupaten, Perovinsi dan pusat bisa segera membantu pembangunan sekolah kami supaya anak anak bisa belajar dengan nyaman,”Tegasnya.

Sementara itu Supyandi S.pd Guru PNS di SDN bunijaya  menjelaskan,terkait bangunan sekolah yang direlokasi dari kampung bunijaya ke kampung cipatat atas ijin para orang tua murid.

“Alasan kami pihak sekolah merelokasi bangunan sekolah SDN bunijaya ke Kampung Cipatat,karena di kampung bunijaya rawan longsor serta tidak berkembang,”Ujarnya.

Masih Papar Supyandi, Sekolah SDN Bunijaya berdiri sejak tahun 1964 yang awal mulanya bertempat dikampung bunijaya karena kurang berkembang dan lokasinya rawan longsor sehinga di relokasi ke kampung Cipatat pada tahun 2019 yang pada kala itu mendapat bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) 1 dari pemerintah, Adapun untuk bangunan kelas 3,4,5,6 dibangun oleh warga masyarakat secara swadaya pada bulan Juli  Juli tahun ajaran 2022.

“Alahamdulilah untuk muridnya walau harus belajar di sekolah gubuk bambu sekarang sudah mencapai 90 orang siswa-siswi, harapan kami semoga pemerintah baik kabupaten, Perovinsi dan Pusat untuk segera bisa membantu bangunan Sekolah Ruang Kelas Baru (RKB),sebab kami juga ingin memiliki bagunan sekolah yang layak untuk belajar dan mengajar,”Pungkasnya.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *