HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Seorang Tenaga Medis di RSUD Sayang Cianjur Terindikasi Positif Covid-19

585
×

Seorang Tenaga Medis di RSUD Sayang Cianjur Terindikasi Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi.

MetroMediaNews.co – Satu orang tenaga medis yang bertugas di RSUD Sayang Cianjur terindikasi positif Covid-19 berdasarkan rapid tes. Saat ini tenaga medis tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD Sayang, sambil menunggu hasil swab test.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Diketahui tenaga medis tersebut merupakan satu dari 54 para medis yang pernah berkontak dengan pasien positif di Cianjur.

Plt Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, tenaga medis di RSUD Sayang dan Cimacan tersebut sudah menjalani rapid test. Dari test tersebut, satu tenaga medis yang terindikasi COVID-19 berdasarkan rapid test.

“Tenaga medis tersebut yang bertugas di RSUD Sayang Cianjur. Baru satu yang kami terima laporannya terindikasi positif berdasarkan rapid test,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/4).

Herman mengatakan, tenaga medis tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Sayang. Sedangkan 53 para medis lainnya menjalani isolasi rumah, namun tetap dipantau secara berkala kondisi kesehatannya.

Herman menegaskan, meski dari rapid test terindikasi positif, pihaknya akan menunggu hasil swab test untuk memastikan apakah tenaga medis tersebut terpapar atau tidak.

“Swab test itu kan sebatas test awal, tidak bisa memastikan. Kami menunggu hasil swabnya, semoga saja nanti hasilnya negatif,” katanya.

Lanjut Herman, untuk mencegah adanya penularan pada paramedis jika kembali ditemukan pasien positif COVID-19 di Cianjur, pihaknya akan meningkatkan protokol keamanan kesehatan terutama untuk rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Corona.

“Dari prosedur kesehatan, hingga APD bagi paramedis akan diprioritaskan. Kami akan berupaya melindungi mereka yang berada di garda terdepan dalam penanganan COVID-19 tersebut,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *