SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahPeristiwa

Setahun Jawara Beton, Menteri Imipas Apresiasi Program Kemandirian di Lapas Kelas I Tangerang

342
×

Setahun Jawara Beton, Menteri Imipas Apresiasi Program Kemandirian di Lapas Kelas I Tangerang

Sebarkan artikel ini
Foto: Kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto., S.H., M.H., bersama jajaran ke Lapas Kelas 1 Tangerang.

Apresiasi serupa turut disampaikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.,, yang menilai program tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara pembinaan dan kebutuhan pembangunan nasional.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat menjadi sarana pemberdayaan yang efektif. Dengan kolaborasi lintas sektor, hasil pembinaan tidak hanya berhenti di dalam Lapas, tetapi dapat langsung menjawab kebutuhan industri dan pembangunan nasional. Optimalisasi produksi ini juga bukan semata untuk menekan biaya, melainkan sebagai langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan material pembangunan—mulai dari hunian hingga infrastruktur jalan—guna mendukung produktivitas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PLN UBP Lontar 3 Banten, Darmawan Prasodjo, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan unit Jawara Beton sebagai bagian dari kolaborasi BUMN dalam mendorong program pembinaan produktif. Ia menegaskan bahwa keterlibatan PLN tidak hanya sebatas dukungan infrastruktur, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan berbasis industri di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami melihat program ini memiliki potensi besar, tidak hanya dalam aspek produksi, tetapi juga dalam membangun kapasitas sumber daya manusia. FABA bukan sekadar limbah, melainkan solusi efisiensi yang dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan menjaga kualitas SDM, ketersediaan bahan baku, serta ketepatan waktu pengiriman, sinergi antara PLN dan Lapas Kelas I Tangerang diharapkan terus berkembang, sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih terjangkau dan berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat,” ungkap Darmawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *