MetroMediaNews.co – Akibat curah hujan yang tinggi menguyur wilayah Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, mengakibatkan tebing Tanjakan Mala atau biasa disebut Tebing Hijau sebagian ambruk akibat longsor.
Batu besar yang menempel di tebing ketinggian kurang lebih 12 meter yang ditutupi oleh kawat baja penahan longsor ambruk sehinga kawat baja pun tidak kuat untuk menahannya.
Diketahui terjadinya longsor di Tebing Hijau atau Tanjakan Mala di Kampung Cibodas RT 02/08, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, terjadi pada Minggu pagi (12/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Namun menjelang siang tadi Tebing Hijau kembali terjadi longsor, beruntung adanya peristiwa longsor tersebut tidak ada korban jiwa.
Pantauan MetroMediaNews.co dilokasi, tampak sejumlah anggota TNI/Polri sedang berjaga dan mengatur laju lalulintas.
Jai (40) warga sekitar mengatakan, untuk kejadian longsor warga sekitar tidak banyak yang mengetahui karena tidak tidak terdengar suara gemuruh.
“Biasanya jika terjadi longsor akan terdengar suara gemuruh, tapi ini tidak. Mungkin karena ada alat kawat perdam yang menempel ditebing,” katanya.
Beruntung pada saat kejadian tidak ada pengendara yang lewat atau swafoto dibawah Tebing Hijau.
“Tidak ada korban jiwa. Kemudian kami dan warga membantu membersikhan material longsor sambil menunggu alat berat dari pihak PU Binamarga datang,” ujarnya.
Suparman ST. MT selaku kepala PPK PJN 2 Jabar menjelaskan, sejak adanya laporan dari masyarakat tim langsung menuju lokasi untuk menyiapkan alat berat guna membersihkan material longsoran.
“Kami juga menghimbau kepada para pengguna jalan agar hati-hati apabila melintasi jalur Nasional Naringgul-Cidaun sebab rawan bencana longsor apalagi sekarang mulai musim penghujan dan juga untuk tidak berswafoto dilokasi Tebing Hijau Tanjakan Mala karena rawan longsor,” pungkasnya.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay















