HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Daerah

Terapkan Keadilan Restorative, Polsek Peureulak Selesaikan Kasus Penipuan dan Penggelapan

60
×

Terapkan Keadilan Restorative, Polsek Peureulak Selesaikan Kasus Penipuan dan Penggelapan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Aceh Timur – Kepolisian Sektor Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, pada Jum’at, (14/06/2024) siang menyelesaikan kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang melibatkan seorang remaja, sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / B / 06 / V / 2024 / SPKT / Polsek Peureulak / Polres Aceh Timur / Polda Aceh, Tanggal 20 Mei 2024.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar, S.H mengatakan, kasus penipuan dan penggelapan dilaporkan oleh Afdal Bin Hasyim, 20 tahun, warga Desa Beusa Meurano, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur dengan terlapor M. Reza Rosihanda, 20 tahun, warga Desa Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

“Setelah pihak pelapor dan terlapor dipertemukan, kami melakukan mediasi bersama. Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan perkara  melalui keadilan Restorative Justice,” kata Kapolsek.

Disebutkan, pihak orang tua pelapor (Afdal) tidak ingin melanjutkan proses hukum yang terjadi, sementara orang tua terlapor (Reza) berjanji akan membina dan mengawasi anaknya dengan lebih baik. Hal tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditanda tangani seluruh pihak.

“Hari ini kami menyerahkan kembali barang bukti tindak pidana penipuan dan penggelapan kepada pelapor, karena sudah dilakukan penyelesaian melalui Restorative Justice,” kata Muslim.

Menurutnya, Restorative Justice adalah penyelesaian tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, serta keluarga untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil melalui perdamaian dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula.

Hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restorative.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *