HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
DaerahKab. LabuhanbatuKesehatanKesehatan MasyarakatNasionalPemerintahanRumah SakitSumatera Utara

Tragedi Pasien Sigit Udayana Bongkar Dugaan Bobroknya Pelayanan RSUD Rantau Prapat di Tengah Anggaran Rp32 Miliar

52
×

Tragedi Pasien Sigit Udayana Bongkar Dugaan Bobroknya Pelayanan RSUD Rantau Prapat di Tengah Anggaran Rp32 Miliar

Sebarkan artikel ini
anggaran-rumah-sakit-umum-labuhanbatu

Labuhanbatu-Gelombang kemarahan masyarakat atas wafatnya almarhum pasien Sigit Udayana di RSUD Rantau Prapat kini membongkar tabir ketimpangan pengelolaan anggaran di rumah sakit pelat merah tersebut.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kasus dugaan pembiaran medis yang memicu kritik luas terhadap kepemimpinan Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., dinilai menjadi bukti nyata betapa hancurnya manajemen pelayanan meskipun institusi ini disokong anggaran yang sangat melimpah.

‎Berdasarkan data rencana umum pengadaan, RSUD Rantau Prapat tercatat mengelola sedikitnya 10 paket pengadaan strategis berskala raksasa dengan total pagu anggaran fantastis mencapai lebih dari Rp32 miliar.

Alokasi dana puluhan miliar tersebut tersebar pada sejumlah proyek besar, di antaranya pengadaan alat kesehatan IGD dan ICU senilai Rp8,5 Miliar, logistik obat-obatan dan bahan medis habis pakai sebesar Rp5,2 Miliar, pembangunan gedung rawat inap Rp4,8 Miliar, pemeliharaan instalasi oksigen sentral Rp2,6 Miliar, hingga sistem informasi administrasi digital senilai Rp1,1 Miliar.

Gelontoran duit rakyat yang masif ini dibelanjakan demi mengejar modernisasi fasilitas fisik dan infrastruktur rumah sakit.

‎Namun, melayangnya nyawa almarhum pasien membuktikan bahwa rentetan proyek bernilai Rp32 miliar tersebut sama sekali tidak berguna bagi keselamatan masyarakat kecil.

Anggaran miliaran untuk alat kedaruratan IGD dan instalasi oksigen seolah menjadi pajangan mati saat pihak keluarga terpaksa telantar selama dua jam, luntang-lantung mencari keberadaan perawat dan dokter demi menyelamatkan pasien yang sedang megap-megap akibat sesak napas akut.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *