Labuhanbatu —Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Tahun Anggaran 2026,Dari total tersebut, sektor kesehatan mendominasi dengan alokasi belanja obat di RSUD Rantauprapat yang mencapai lebih dari Rp41 miliar.
Berdasarkan data SIRUP yang ditelusuri, RSUD Rantauprapat menganggarkan Rp21.765.000.000 untuk paket Belanja Obat-Obatan Lainnya dan Rp19.500.000.000 untuk paket Belanja Obat-Obatan.
Kedua paket tersebut dilaksanakan melalui mekanisme E-Purchasing dengan sumber dana BLUD dan dijadwalkan memasuki tahapan pemilihan pada Februari 2026.
Dengan demikian, total anggaran belanja obat di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu itu mencapai Rp41.265.000.000, Selain belanja obat, RSUD Rantauprapat juga mengalokasikan anggaran Rp3.700.000.000 untuk lanjutan pembangunan Gedung Rawat Inap KRIS serta Rp3.035.000.000 untuk belanja makanan dan minuman pada fasilitas pelayanan urusan kesehatan.
Di sektor perdagangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Labuhanbatu menganggarkan Rp9.650.000.000 untuk pembangunan Pasar Aek Nabara melalui metode tender yang bersumber dari APBD.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan sejumlah proyek peningkatan infrastruktur jalan, di antaranya peningkatan Jalan Sisingamangaraja ruas Simpang Mangga–Ujung Bandar senilai Rp8 miliar, lanjutan peningkatan Jalan Ismail Banda–SMAN 1 Sei Berombang sebesar Rp3,67 miliar, peningkatan Jalan Sempurna di Kelurahan Bakaran Batu sebesar Rp3 miliar, serta peningkatan Jalan Sidodadi (Simpang Meranti)–Sidorejo II di Kecamatan Bilah Hulu sebesar Rp3 miliar.















