MetroMediaNews.co – Forum Literasi Indonesia (FLI) Cianjur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Muspida Kabupaten Cianjur, menggelar talk show bertajuk ‘Cianjur Darurat LGBT?’ (Lesbi, Gay, Bisek’s, Trasjender) di Gedung Assakinah Cianjur, Rabu (24/01).
Acara tolk show tersebut diisi dengan tujuh narasumber diantaranya, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, Aktivis Kesehatan dokter Lena Rohsetiana, Kepala Dinas Sosial Kabuten Cianjur Sumitra, Akitivis Cianjur Jamaludin, Sekertaris MUI Cianjur Ahmad yani, dan AKP Benny Cahyadi Kasatreskrim Polres Cianjur, serta turut hadir pula pelajar, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.
Hal tersebut dilakukan, sebab Kabupaten Cianjur sudah termasuk katagori darurat LBT. Bahkan menurut aktivis Kesehatan Cianjur sudah ribuan komunitas.
Aktivis kesehatan dan Sosial Lena Rohsetiana mengatakan, bahwa Kabupaten Cianjur memang sudah masuk kategori darurat LGBT. Menurut catatan dia, saat ini sudah ada 2.000-an LGBT yang sudah terdata.
“Kalau berdasarkan data, kondisi di Cianjur saat ini sudah sangat memprihatinkan. Apakah Cianjur sudah darurat LGBT? Jawaban saya, ya!” kata Lena kepada wartawan.
Ia mengatakan pertumbuhan LGBT tersebut mengacu kepada pertambahan angka penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur. Hasil survai dan pemerikasaan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.
“Salah satu penyebab faktor penyebaran virus HIV/AIDS ini dari hubungan seks menyimpang. Hubungan seks sejenis,” katanya.
Ketua ICMI Kabupaten Cianjur, Saiful Millah, mengatakan, ada yang salah dalam pola pendidikan generasi muda saat ini. Kesalahan itu terletak pada lingkup pendidikan di keluarga, sekolah, dan lingkungan.















