SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

1 Orang Tertembak Akibat Bentrok Saat Pemungutan Suara di Sampang

125
×

1 Orang Tertembak Akibat Bentrok Saat Pemungutan Suara di Sampang

Sebarkan artikel ini

METROMESIANEWS, MADURA – Satu orang mengalami luka tembak akibat bentrokan dua kelompok massa saat pemungutan suara di TPS 7, Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (17/4).

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkannya adanya insiden itu.

Barung mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB itu dipicu perampasan mandat saksi dari Caleg Hanura Dapil IV Kabupaten Sampang atas nama Farfar, warga Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang.

“Perampasan mandat saksi ini dilakukan oleh kelompok Muara Cs, alamat Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates,” terang Barung via telepon selulernya seperti dikutip merdeka.com, Rabu (17/4).

Aksi kelompok Muara Cs ini mendapat protes dari pihak Farfar yang dipimpin Kades Ketapang Daya, Widjan yang akhirnya terjadi bentrok antara kedua kubu. Massa dari Widjan membawa senjata tajam (sajam), sementara kelompok Muara Cs yang melengkapi diri dengan sajam dan senjata api.

Akibat peristiwa ini, Mansur dari kelompok Widjan mengalami luka tembak di bagian tangan sebelah kiri, dan dibawa ke rumah sakit di Kecamatan Ketapang.

“Sedangkan dari kelompok Muara Cs melarikan diri ke arah barat karena jumlah massa dari Widjan semakin banyak yang datang,” terang Barung.

Situasi kembali kondusif sekitar pukul 11.25 WIB, saat petugas dari Polres Sampang dan Polsek Banyuates yang di-backup Polda Jawa Timur dan Kodim 0828 Sampang melakukan pengamanan lokasi.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku penembakan dan akan melakukan penangkapan pelaku,” pungkas Barung.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *