MetroMediaNews.co – PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Cianjur gagas Sawala Politik menuju Pilkada Kabupaten Cianjur 2020, dengan menghadirkan berbagai tokoh politik Kabupaten Cianjur. Salah satunya yakni dengan para tokoh politik non-parlemen.
Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Mokhamad Ikhsan, mengatakan Sawala Politika merupakan sebuah forum diskusi terbuka yang digagas menghadapi Pilkada 2020. Mengawali kegiatan, PWI mengundang parpol non-parlemen.
“Kedepannya diharapkan ada dinamika dalam pesta demokrasi. Tentunya peran aktif melalui organisasi PWI,” jelasnya, sesuai Sawala Politik menuju Pilkada Kabupaten Cianjur 2020 yang digelar PWI Cianjur, Rabu (16/10).

Menurutnya, tujuan Sawala Politika ini didasari bahwa media sebetulnya bisa memiliki peran besar menghadapi Pilkada. Sehingga melalui ajang ini coba diakomodir dengan membuka ruang diskusi.
“Rencana kedepan kegiatan ini berkelanjutan. Namun tidak hanya parpol non-parlemen saja yang kami undang, nantinya parpol yang ada di parlemen, penyelenggara, bakal calon, dan elemen terkait lain kami kami hadirkan,” tuturnya.
Pihaknya mengharapkan melalui diskusi seperti ini bisa menghasilkan kedepan pemimpin Cianjur yang pro kepada rakyat.
Sementara itu Juru bicara Sekretariat Bersama Koalisi Parpol Non-parlemen, Beni Rustandi, di sela kegiatan Sawala Politik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjelaskan pihaknya terus melakukan safari politik, salah satunya dengan menghadiri Sawala Politika yang digagas leh PWI Cianjur. Koalisi parpol non-parlemen sudah mulai intens bersilaturahmi dengan sejumlah parpol maupun bakal calon.
“Kami menyebut ini bagian dari ikhtiar politik. Silaturahmi dengan bakal calon sudah kami lakukan, termasuk dengan parpol,” ungkap Beni.
Soal figur ideal, jelas Beni, sampai saat ini parpol non-parlemen masih melakukan pendalaman. Artinya, hingga saat ini belum ada figur calon pemimpin seperti apa yang nanti akan didukung.
“Untuk mengusung, kami belum bisa. Kami hanya bisa mendukung. Tapi apapun itu, visi kami hanya ingin Kabupaten Cianjur lebih baik ke depan,” jelasnya.
Diakuinya pada Pileg 2019, Koalisi Parpol Non-parlemen, ini merupakan gabungan tujuh parpol belum ditakdirkan mendapat kursi di DPRD. Tapi bukan berarti kami tidak bisa berkontribusi bagi Cianjur
“Dengan modal perolehan sebanyak 151 ribu suara gabungan dari tujuh parpol yang gagal melenggang ke parlemen, kami memiliki nilai daya tawar. Sekber Koalisi Parpol Non-parlemen terdiri dari Hanura, Perindo, PSI, Berkarya, PBB, Garuda, dan PKPI. Jika berhitung perolehan suara, pada Pileg 2019, Koalisi parpol non-parlemen berada pada urutan ketiga setelah Gerindra dan Golkar,” tandasnya.
Editor: Red
Reporter: Farhaan MR















