PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Cianjur

Miris, Satu Keluarga di Naringgul Hidup dengan Kondisi Memprihatinkan

666
×

Miris, Satu Keluarga di Naringgul Hidup dengan Kondisi Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Satu keluarga asal Kampung Pasironyam RT 4/4, Desa Margasari, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat hidup dengan kondisi memprihatinkan. Mereka menempati gubuk berukuran 4×4 dengan kondisi tidak layak huni serta tidak adanya penerangan cahaya listrik.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Di gubuk itu tinggal satu keluarga, Ibu Amanah (45) Dan suami serta 5 orang anaknya. Diketahui mereka tinggal di gubuk itu sudah selama 3 tahun.

Amanah (45) menuturkan, bahwa dirinya selalu mensyukuri apa yang sudah tuhan berikan kepada keluarganya walau hanya tinggal di gubuk yang tidak layak huni dan tidak adanya listrik.

“Ya harus bagimana lagi Pak, ini juga saya sudah bersyukur walau tinggal di gubuk seperti ini. Alhamdulillah walau suami saya hanya kerja serabutan dan cukup untuk makan bersama anak-anak dan suami,” ucapnya saat ditemui dikediamannya, Senin (15/3/2021).

Ia menjelaskan, untuk bantuan dari pemerintah yang saya terima hanya penerima keluarga harapan (PKH). Untuk yang lain nya belum pernah dapat termasuk bantun rutilahu dan KWH listrik.

“Jujur saja dimasa sekarang yang hidup serba susah dan sulit ditambah adanya Pandemi Covid-19, sudah bisa makan juga sudah beruntung,” ungkapnya.

Ia berharap dengan kondisi yang memprihatinkan ini, ada bantuan dan perhatian dari pemerintah.

“Kalau harapan ingin punya rumah yang layak huni supaya tidak kebocoran saat hujan turun, dan tidak kedinginan saat malam tiba, serta ingin punya KWH listrik sendiri,” harapnya degan nada memelas.

Sementara itu pihak pemerintah desa melalui kepala dusun Mulyasari, Aji Mantra Wibawa membenarkan adanya salah seorang warganya yang hidup memprihatinkan.

“Kami pihak pemerintah setempat maksimal berupaya mengajukan untuk mendapatkan bantuan rutilahu, namun hingga saat ini belum juga ada bantuan khususnya untuk keluarga Ibu Amanah,” terang Aji, Senin (15/3/2021).

Perlu diketahui, lanjut Aji, bukan hanya rumah ibu Amanah saja tetapi masih ada 5 rumah warga lain nya yang kondisinya sama tidak layak huni dan tidak dapat bantuan KWH listrik. Dua diantaranya sangat menghawatirkan yang salah satunya gubuk ibu Amanah.

“Tahun lalu sudah diajukan, dan tahun ini juga sama sudah diajukan tapi belum ada realisasinya. Mudah-mudahan saja selain bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, ada dermawan yang mau membantu untuk pembangunan rumah keluarga Ibu Amanah warga kami yang termasuk keluarga tidak mampu dan betul betul tergolong keluarga miskin,” pungkasnya.(jay)

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *