SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
MegapolitanPeristiwa

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Diduga Bagi-Bagi Proyek: Oknum LSM Kebagian ‘Kue Basah’!

179
×

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Diduga Bagi-Bagi Proyek: Oknum LSM Kebagian ‘Kue Basah’!

Sebarkan artikel ini
Foto: Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni.

Kota Tangerang – Aroma tak sedap menyeruak dari tubuh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang. Kepala dinasnya diduga kuat terlibat dalam praktik bagi-bagi proyek penunjukan langsung (PL) APBD tahun 2025 anggaran dibawah Rp200 juta, kepada sejumlah oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga telah “bermain mata” dengan pejabat dinas.

Informasi ini mencuat setelah salah satu pegawai internal PUPR yang enggan disebutkan namanya mengakui adanya praktik tersebut. Selain itu, dia juga membenarkan adanya bagi-bagi paket Proyek Penunjukan Langsung (PL) pada beberapa oknum LSM.

Dari penuturan pegawai Dinas PUPR itu, Kadis menyerahkan daftar/List nama orang-orang yang diberikan paket PL kepada Maera salah satu staf bidang SDA dan Faisal pada bidang Bina Marga di Dinas PUPR Kota Tangerang.

“Era dan Faisal yang mengatur semua Paket PL sesuai bidangnya yang sudah diarahkan oleh Bapak Taufik selaku Kadis PUPR untuk di kordinasikan kepada orang-orang yang ada di daftar/List, dan mengarahkan nama-nama Proyek PL tersebut,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, kebanyakan paket tersebut sudah di jual kepada pihak 3 (ketiga), karena yang mengurus berkas administrasi kontrak kebanyakan bukan nama yang ada di list/plotingan yang ada.

“Saya yakin semua sudah di jual ke pihak 3 (ketiga),” ucapnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, belum memberikan keterangan resmi dan merespon saat dihubungi melalui via WhatsApp.(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *