SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Warga Nagrak Antusias Sambut Kedatangan Sang Jendral dan Kang UKO

516
×

Warga Nagrak Antusias Sambut Kedatangan Sang Jendral dan Kang UKO

Sebarkan artikel ini
Warga Nagrak Antusias Sambut Kedatangan Sang Jendral dan Kang UKO
Warga Nagrak Antusias Sambut Kedatangan Sang Jendral dan Kang UKO

MetroMediaNews.co – Kedatangan Jendral TNI (Purn) Dr H. Moeldoko bersama kang UKO (Ujang Koswara) Mingu (31/12/2017) ke Kampung Nagrak, Desa Wangunsari, Naringgul, Cianjur Selatan, disambut meriah oleh warga masyarakat.

Jendral Moeldoko yang datang dengan naik ojeg ke kampung yang berada diujung Desa tepatnya di Gunung Tayeum, dengan memakan waktu satu jam untuk menuju lokasi tak membuat sang Jendral lelah.

Dr H. Moeldoko kini menjabat sebagai Ketua HKTI ( Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) maksud dan tujuannya datang ke Kampung Nagrak tiada lain ingin membantu para pertani kususnya warga masyarakat desa Wanasari yang disalah satu kedusunanya belum teraliri jaringan listrik.

Oleh karena itu Dr H. Moeldoko bersama salah satu putra daerah Jawa Barat kang UKO Unang Koswara penemu LIMAR memberikan bantuan listrik ke 300 warga kampung Nagrak Wangunsari Naringgul Cianjur Selatan.

Dikatakan Ujang Uko (56) bahwa tujuannya membantu warga masyarakat kampung Nagrak memberikan Listrik LIMAR karena prihatin dengan keadaan warga yang sudah hampir 40 tahun lamanya belum pernah menikmati penerangan cahaya listrik. Jadi ini bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Padahal Jawa Barat sendiri terkenal dengan lumbungnya listrik Jawa – Bali.

Dengan adanya aliran listrik supaya bisa menigkatkan ekonomi dan produktip, serta bisa meningkatkan kecerdasan pembelajaran SDM anak didik, 300 warga masyarakat mendapatkan LIMAR (Listrik Mandiri Masyarakat) berikut dengan Jenset serta peralatannya, dan ini gratis sedikit pun tidak diminta biaya.

“Alhamdulillah kami beserta rekan-rekan mahasiswa Bandung bisa membantu warga kampung Nagrak, dan kami datang kesini bersama Jendral TNI ( Purn) Dr H. Moeldoko yang kebetulan beliau Ketua HKTI (Himpunan Kerukunan Petani Indonesia) jadi nyambung karena sebagian warga masyarakat kampung Nagrak keseharianya petani,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *