Dikatakan Ujang bahwa mendengar adanya petani yang berada di Kampung Nagrak belum teraliri listrik H. Moeldoko merasa prihatin. “Beliau ikut prihatin ketika mendengar petani yang ada di Kampung Nagrak belum terpasang listrik sehinga beliau menyempatkan waktu menuju kampung Nagrak yang terjal dan extrim.
“Mudah-mudahan dengan diberikannya bantuan LIMAR dapat bermanfaat untuk warga Kampung Nagrak,” katanya.
Sementara itu Amo (58) salah satu warga Kampung Nagrak yang mendapat bantuan Listrik LIMAR menyambut baik dan mengucapkan rasa terima kasihnya.
“Pokonya saya ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada pak Jendral TNI (Purn) Dr H. Moeldoko dan pak Ujang Koswara yang sudah memberikan bantuan listrik LIMAR karena berkat jasa beliau kampung kami bisa caang sama seperti kampung yang lainya. Jadi sekarang mah lampu cempor dan obor akan kami buang, jadi kalau sekarang mah rasanya kampung kami juga ikut merdeka,” ungkap Amo dengan nada senang.
Hal yang sama dikatakan Kepala Desa Wangunsari Sapaat Suanda bahwa dirinya merasakan kebahagiaan dan Senang yang tak terhingga.
“Alhamdulilah kami ucapkan dan terimakasih banyak kepada pak Jendral TNI (Purn) Dr H. Moeldoko beserta Kang UKO yang sudah memberikan bantuan listrik LIMAR. Tentunya ini akan membantu warga masyarakat Desa kami terutama kedusunan Nagrak,” terangnya.
(Jay)















