PEMALANG – Sebuah pemandangan yang mengundang keprihatinan terjadi di salah satu kafe yang berada di kawasan supermarket di Jalan Jenderal Sudirman Timur, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (20/6) petang. Seorang anak kecil yang diduga masih berusia sekolah dasar terlihat berdiri mematung di depan meja pelanggan sambil menadahkan gelas plastik bekas minuman untuk meminta uang.
Di tengah ramainya aktivitas pengunjung yang menikmati waktu santai bersama keluarga maupun rekan kerja, kehadiran bocah tersebut seolah menjadi potret lain kehidupan perkotaan yang jarang mendapat perhatian. Dengan pakaian sederhana dan wajah yang tampak kusam, ia mendekati sejumlah meja pelanggan secara bergantian dengan harapan mendapatkan sedikit bantuan.
Pada salah satu meja, seorang pria dewasa tampak sibuk memainkan telepon genggamnya sambil sesekali menyeruput kopi. Meski anak tersebut berdiri cukup dekat dan menunggu beberapa saat, tidak ada respons yang diberikan. Pria itu tetap fokus pada layar ponselnya tanpa menoleh ke arah bocah yang berada di hadapannya.
Anak kecil tersebut bertahan beberapa menit di lokasi yang sama. Ia sesekali menatap wajah pengunjung yang sedang duduk di meja tersebut, berharap mendapat perhatian. Namun hingga akhirnya ia memilih berbalik arah dan meninggalkan area kafe dengan langkah pelan menuju halaman depan supermarket yang ramai oleh kendaraan dan pejalan kaki.
Pemandangan itu menjadi gambaran nyata tentang kehidupan sebagian anak yang masih harus berada di jalanan untuk mencari belas kasihan dari orang lain. Di saat anak-anak seusianya menikmati waktu bermain atau belajar, sebagian lainnya justru harus berhadapan dengan kerasnya kehidupan sejak usia dini.















