PEMALANG – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Londo Ireng Pemalang mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang, Kamis (27/8/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum melakukan pengawasan dan penelusuran terhadap pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pemalang.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Massa yang berjumlah sekitar 40 orang tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program MBG. Mereka menilai pengelolaan program tersebut perlu diawasi secara ketat untuk mencegah terjadinya penyimpangan.
Koordinator aksi, Hamu Fauzi, mengatakan pihaknya mendesak agar seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pemalang mendapat pengawasan dan pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
“Kami mendesak kejaksaan segera audit seluruh dapur MBG yang ada di Kabupaten Pemalang atas dugaan mark-up harga, korupsi operasional, dan korupsi upah karyawan,” ujar Hamu.
Selain persoalan transparansi anggaran, Aliansi Londo Ireng juga menyoroti kualitas makanan serta aspek keselamatan dalam pelaksanaan program MBG. Massa meminta adanya badan atau mekanisme pengawasan yang lebih kuat terhadap pelaksanaan MBG di daerah.
Mereka menyinggung sejumlah persoalan yang menurut mereka perlu mendapat perhatian, termasuk dugaan penyajian makanan yang tidak layak di sejumlah lokasi serta persoalan sarana dan prasarana yang disebut berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi siswa, seperti yang mereka soroti di wilayah Widuri, Petarukan, dan Warungpring.
Dalam aksinya, Aliansi Londo Ireng juga menyampaikan tuntutan agar Wakil Bupati Pemalang selaku Ketua Satgas MBG turut memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Pemalang.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











