PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOME

Utang Saepuloh: “Mohon Doa Restu Dalam Pencalonannya Sebagai Caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya”

465
×

Utang Saepuloh: “Mohon Doa Restu Dalam Pencalonannya Sebagai Caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya”

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Pemerintah desa Karangresik menyelenggarakan acara Pisah Sambut dalam rangka mundurnya Utang Saepuloh SH (Purna Bhakti) dari jabatannya sebagai Kepala Desa untuk maju mencalonkan sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Diketahui, Utang Saepuloh habis masa jabatannya pada bulan Mei 2019 mendatang. Namun karena untuk persyaratan dan mau mencalonkan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya maka dirinya mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa.

Ketua BPD desa Karangresik, Sugianto menyampaikan apresiasinya kepada Utang Saepuloh atas pengabdian selama 11 tahun.

“Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian bapak Utang Saepuloh selama 11 tahun dari mulai tahun 2002 sampai dengan 2018 sehingga bisa terlihat dan dirasakan hingga sekarang tetap harmonis bersama perangkat Desa, lembaga juga masyarakatnya,” ujar Sugianto dalam sambutannya, di GOR Desa Karangresik, Kamis (2/8) kemarin.

Lanjut Sugianto, dirinya meminta kepada Agus selaku Pjs Kepala Desa untuk segera memperbaiki jalan Ciomas yang merupakan muka Desa Karangresik.

“Jalan Kampung Ciomas tersebut kondisinya sudah rusak karena dibangunnya lebih awal. Alhamdulillah… setelah ada program anggaran Dana Desa (DD) pembangunan lebih pesat,” katanya.

Sementara itu Kades Karangresik Utang Saepuloh menyampaikan, bahwa bagian terberat dari sebuah perjalanan adalah perpisahan, karena selama 11 tahun bersama-sama dengan staf pemerintahan desa, lembaga, RT/RW, tokoh dan masyarakat sudah terasa sebagai keluarga sendiri serta selalu berjuang juga bekerja untuk berbuat yang lebih baik lagi, itu yang merasa berat untuk meninggalkan desa.

“Saya sudah berjanji dalam hati, tidak akan meninggalkan Desa Karangresik dan akan terus berjuang, mengabdikan diri serta berbuat seperti begini karena atas dorongan juga doa dari masyarakat sehingga demi untuk kemajuan, apa pun itu akan diperjuangkan dan dilakukan,” tambahnya.

Ia menambahkan, selama menjabat sebagai kepala desa tentunya memiliki bayak kesalahan baik sengaja atau pun tidak disengaja terutama kepada perangkat desa hal tersebut dilakukan hanya semata untuk meningkatkan sumber daya manusia agar dapat bersaing dengan desa-desa yang lain.

“Saya memohon maaf kepada perangkat desa, lembaga dan masyarakat, serta meninta doa restu untuk mengabdikan diri kepada masyarakat luas (Caleg),” tandasnya.

Penulis: Budi
Editor: Dedy Rahman

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *