PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Megapolitan

Aktivis Tambora: Tempat Ibadah Ditutup, Kenapa Tempat Usaha Lain Masih Tetap Buka?

784
×

Aktivis Tambora: Tempat Ibadah Ditutup, Kenapa Tempat Usaha Lain Masih Tetap Buka?

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Aktivis muda Tambora asal Angke, Pery Ryan, mengkritik kebijakan pemerintah Kecamatan Tambora yang dinilai tidak konsisten dan tegas dalam menangani penyebaran Covid-19.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Menurut Pery, jangan sampai masyarakat menilai ada tembang pilih dalam pelaksanaan penegakan hukum PSBB di Jakarta. Pemerintah dengan tegas melarang orang berkumpul di masjid/rumah ibadah lainnya, tapi tidak tegas di tempat lain.

“Mengapa pemerintah tidak keras juga dalam menghadapi orang-orang yang berkumpul di pasar, toko-toko yang masih buka serta di tempat lainnya?,” ujar Pery lewat keterangan tertulis kepada MetroMediaNews.co, Selasa (19/5/2020).

Pery menilai, sikap inkonsisten pemerintah ini yang membuat munculnya dilematis ditengah masyarakat. Masyarakat, kata Pery, akan mengikuti aturan pemerintah jika benar-benar konsisten dalam menegakkan aturan yang melarang semua orang berkumpul dimana saja tanpa kecuali.

“Tapi kenyataannya kan ironi, ada hal-hal yang sangat sulit diterima dengan akal sehat karena adanya pertentangan sikap dalam hal usaha memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Di satu sisi tegas, tapi di sisi lain longgar,” terang Pery.

Ia melanjutkan, salah satunya banyak toko kelontong yang berada di Jalan KH Moh Mansyur yang sudah di segel petugas, namun nyatanya masih tetap buka dan beraktifitas seperti biasanya. Belum lagi aktifitas didepan pasar Mitra yang tetap beraktifitas, bahkan sangat ramai pengunjung.

“Jadi percuma saja jika petugas rutin melaksanakan giat patroli dan penertiban tanpa adanya tindakan tegas,” ucapnya.

Untuk itu, Pery meminta pemerintah Kecamatan Tambora untuk lebih tegas lagi menindak para pelaku usaha yang masih nekat dan tidak mengindahkan aturan PSBB.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *