Ia mengingatkan seluruh kader dan jajaran pengurus dan para fungsionaris untuk bekerja secara maksimal dan solid serta saling bekerjasama.
“Ingat yang perlu kita tarik adalah basis partai lain bukan basis teman sendiri. Jangan berkutat pada basis yang ada agar bisa menambah suara. Dengan demikian kalau kita tahu kekuatan dan kelemahan kita maka kita bisa dengan mudah meraih kemenangan,” ujarnya.
Partai Golkar itu, kata Kang Ace, sebenarnya partai yang sangat lengkap dengan basis yang beragam. Hal tersebut merupakan kekuatan yang harus terus ditumbuhkan.
“Musuh kita bukan kader sendiri. Struktur partai jangan menolak fungsionaris yang telah ditugaskan oleh partai,” pesannya.
Kota Bogor itu kecil wilayahnya tapi pemilihnya banyak. “Karena itu jangan saling jegal atas nama perbedaan latar belakang yang dimiliki karena kita adalah partai yang inklusif,” sambungnya.
Transformasi Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga meminta para kader siap bertransformasi dengan perubahan termasuk dengan perkembangan teknologi yang terjadi.
“Kita bisa menang kalau kita bisa beradaptasi dengan perubahan. HP misalnya dulu ada merk Nokia yang selalu kita gunakan. Sekarang ada dinamika dan perkembangan teknologi baru. Kalau Golkar masih menggunakan ‘Nokia’ tentu kita akan ketinggalan,” tegas Kang Ace
Kata dia, setiap kemenangan selalu ditentukan oleh bagaimana kemampuan bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. “Kalau ingin menang tentu kita harus terdepan melakukan transformasi, salah satu jalannya yakni melalui digitalisasi dan pemanfaatan media sosial,” jelasnya.















