“Kelima pilar tersebut tentu harus didukung dengan pemerataan pembangunan hingga implementasinya dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang SMART hingga ke perangkat terkecil, yakni, kampung. Dengan demikian akan terbentuk
suatu persepsi publik yang baru dan membongkar persepsi lama terhadap daerah yang selama ini dipandang sebelah mata,” ucap Kang Denas.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Menurut Kang Denas, untuk memperbaiki hal tersebut tentu membutuhkan pengorbanan, Deden Nasihin-Neneng Efa Fatimah akan memulainya dengan meninggalkan kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, demikian juga dengan Ibu Efa yang sudah meninggalkan status ASN, untuk fokus berkolaborasi dengan seluruh aktor pembangunan dan bergegas mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya di Jawa Barat dan di Indonesia.
“Untuk kesejahteraan warga, dengan tagline perubahan Cianjur Bergegas dan Berlari Mengejar Ketertinggalan. Untuk itu, saya Deden Nasihin sebagai Calon Bupati Cianjur dan Neneng Efa Fatimah sebagai Calon Wakil Bupati Cianjur 2025-2030 akan mengusung sebuah komitmen yang dituangkan dalam sebuah visi yaitu, Berkolaborasi Mewujudkan Cianjur BERKAH (Berdaya Saing, Khidmah dan Amanah),” ucap Kang Denas.
Kang Denas menjabarkan, Berdaya Saing diartikan sebagai cerminan Kabupaten Cianjur yang tergambar pada aspek sosial dan ekonomi, yang ditunjukkan oleh tiga pilar utama yaitu sehat, cerdas dan sejahtera.
Berdaya saing ditandai dengan meningkatnya aksesibilitas dan kualitas kesehatan dan Pendidikan, meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan daya saing ekonomi, serta menurunnya ketimpangan antar wilayah.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











