HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Diduga Jatuh dari Tebing, Penderita ODGJ Ditemukan Tewas

113
×

Diduga Jatuh dari Tebing, Penderita ODGJ Ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Warga digegerkan dengan adanya sesosok mayat laki-laki yang ditemukan tergeletak di perkebunan PTPN VIII Blok Cirahong, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Informasi yang dihimpun dari Polsek Sindangbarang, mayat pertama kali ditemukan oleh warga saat melewati perkebunan. Berdasarkan informasi dan laporan warga maka kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi TKP di Perkebunan PTPN VIII di Blok Cirahong.

Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang membenarkan adanya penemuan sesosok mayat berjenis laki laki yang sudah tergeletak di perkebunan.

“Anggota langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dimana ditemukannya sesosok mayat kemudian mengumpulkan bukti-bukti dan para saksi saksi,” ujar Kapolsek saat dihubungi MetroMediaNews.co via telepon WhatsApp, Selasa (5/11/2019).

Dari hasil olah TKP ditemukan identitas mayat tersebut, Nama Suparman bin Hapid (42) warga Kampung Cikarang RT 01/01, Desa Karangsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan.

“Setelah olah TKP anggota kami dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi mayat tersebut untuk dilarikan ke puskesmas kemudian dilakukan pemeriksaan medis dan langsung menghubungi keluarga korban,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis ditemukan pada tubuh korban terdapat luka-luka memar dibagian kening serta dari mulut mengeluarkan darah, diduga akibat terjatuh dari tebing ke bawah yang dibawahnya bebatuan Cadas.

“Dari hasil keterangan keluarga korban bahwa si korban mengalami gangguan jiwa yang sudah lama. Selanjutnya keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah kemudian keluarga korban juga langsung membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *