SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Diduga Jatuh dari Tebing, Penderita ODGJ Ditemukan Tewas

103
×

Diduga Jatuh dari Tebing, Penderita ODGJ Ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Warga digegerkan dengan adanya sesosok mayat laki-laki yang ditemukan tergeletak di perkebunan PTPN VIII Blok Cirahong, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang dihimpun dari Polsek Sindangbarang, mayat pertama kali ditemukan oleh warga saat melewati perkebunan. Berdasarkan informasi dan laporan warga maka kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi TKP di Perkebunan PTPN VIII di Blok Cirahong.

Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang membenarkan adanya penemuan sesosok mayat berjenis laki laki yang sudah tergeletak di perkebunan.

“Anggota langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dimana ditemukannya sesosok mayat kemudian mengumpulkan bukti-bukti dan para saksi saksi,” ujar Kapolsek saat dihubungi MetroMediaNews.co via telepon WhatsApp, Selasa (5/11/2019).

Dari hasil olah TKP ditemukan identitas mayat tersebut, Nama Suparman bin Hapid (42) warga Kampung Cikarang RT 01/01, Desa Karangsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan.

“Setelah olah TKP anggota kami dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi mayat tersebut untuk dilarikan ke puskesmas kemudian dilakukan pemeriksaan medis dan langsung menghubungi keluarga korban,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis ditemukan pada tubuh korban terdapat luka-luka memar dibagian kening serta dari mulut mengeluarkan darah, diduga akibat terjatuh dari tebing ke bawah yang dibawahnya bebatuan Cadas.

“Dari hasil keterangan keluarga korban bahwa si korban mengalami gangguan jiwa yang sudah lama. Selanjutnya keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah kemudian keluarga korban juga langsung membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *