Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

HOME

DPC GMNI Cianjur Gelar Dialog Kebangsaan

×

DPC GMNI Cianjur Gelar Dialog Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Puluhan mahasiswa mengikuti seminar “Dialog Kebangsaan”, yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), di aula gedung DPD KNPI Kabupaten Cianjur, Selasa (7/8).

Narasumbernya dalam dialog kebangsaan tersebut, pihak panitia mengundang Dr. Yudi Djunadi SH. MH dosen dari Fakultas Hukum Unsur dan Dewek Sapta Anugerah sekjen DPD GMNI Jawa Barat, sebagai pesertanya hadir dari GMNI dan KNPI.

Adapun tema dalam pembahasan seminar dialog kebangsaan itu bertemakan,” gotong royong membangun kedaulatan bangsa”.

Ditemui seusai kegiatan oleh awak media Dr. Yudi Djunadi SH. MH memaparkan, tema yang dibahas hari ini dialog kebangsaan yang dimana saat ini sudah tergerus oleh narasi-narasi radikalisme dan intoleransi.

“Nah untuk yang merujuk pada keberagaman, harus kita dorong agar menjadi dialog-dialog diruang publik, karena kebutuhan kita saat ini adalah bagaimana kita berkomitmen dan mereview tentang kebutuhan kita terhadap bangsa,” paparnya.

Dari sekian ragam budaya yang ada, tentu kita harus bisa bergaul dengan dunia internasional, tapi jangan sampai tergerus oleh perkembangan jaman, sehingga yang semula ada kemudian menjadi tidak ada, karena sebetulnya kita mengetahui bahwa kita memiliki keberagaman, tapi kenapa kita masih gagap dan diperbudak dengan hal itu?.

“Upaya yang kami lakukan saat ini, mengadakan seminar di fakultas-fakultas dan dialog-dialog diruang publik, yang tentunya para pemilik kebijakan dan elit-elit politik pun harus menjadi suri tauladan bagi masyarakat, jangan asal memberikan statement atau komitmen, yang mungkin menurutnya bagus tapi untuk masyarakat malah sebaliknya, maka dari itu kita sebagai generasi bangsa harus memulai berpikir tentang masa depan,” terang Dr. Yudi Djunadi.

Masih ditempat yang sama Dewek Sapta Anugerah sekjen DPD GMNI Jawa Barat menambahkan, hari ini kita membahas dialog kebangsaan untuk menyulam kedaulatan negara. Keprihatinan saya untuk Cianjur, yang saat ini sudah kehilangan etofilosofi atau filosofi kita sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat terhadap nilai-nilai gotong royong. Dalam acara hari ini yang diselenggarakan oleh GMNI Cianjur ini.

“Saya berharap bisa menjadi stimulus kedepan agar pembangunan-pembangunan dialektikal melalui ruang dialog, diskusi atau seminar mampu menginspirasi yang lainnya, sehingga terus dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa yang lain,” tambahnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh mahasiswa, kita harus kembali kepada prinsip-prinsip kebangsaan seperti yang dijunjung Pancasila, berpikir tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya generasi muda yang ada dijaman liberalis dengan digitalisasi.

“Maka dari itu, kepada temen-temen mahasiswa jangan hanya menghapal butir-butir Pancasila saja, tapi mampu menafsirkankanya agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Penulis: Jay
Editor: Dedy Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *