“Insyaallah pada tahun 2027, kita akan menggelar agenda rutin Pentas Seni Budaya Bulanan yang secara bergantian menampilkan kekayaan budaya dari 12 etnis di Kabupaten Labuhanbatu. Program ini menjadi wadah berkelanjutan untuk menyalurkan bakat, melestarikan budaya, sekaligus mencetak generasi berprestasi,” ungkapnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Pendiri Sanggar Seni Pesona Permata, Panca Sagala, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian berkelanjutan yang diberikan pemerintah daerah maupun pusat. Sanggar yang dipimpinnya kini tercatat sebagai salah satu penerima program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Panca menceritakan bahwa rekam jejak pembinaan Pemkab Labuhanbatu telah dirasakan sejak tahun 2021 pada masa kepemimpinan Bupati terdahulu, dr. H. Erik Adtrada Ritonga, M.K.M., dan kini dilanjutkan serta diperkuat di bawah pembinaan Bupati Maya Hasmita.
“Berkat fasilitas kementerian dan dukungan Pemkab Labuhanbatu, seluruh proses pembinaan dan latihan anak-anak di sanggar kami berikan secara gratis tanpa pemungutan biaya. Kami berharap dukungan terhadap pembinaan seni budaya seperti ini dapat terus konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.
Apresiasi khusus juga disampaikan Bupati kepada Panca Sagala dan seluruh jajaran pengurus sanggar atas dedikasi tanpa henti dalam membina anak-anak muda Labuhanbatu. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata serta foto bersama seluruh pengisi acara dan tamu undangan.
Penulis : Khairul
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











