SUMEDANG – Forum UMKM Kabupaten Sumedang berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Gebyar Legalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan bagi 100 pelaku UMKM di Aula Tampomas PPS Sumedang. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan legalitas usaha, kualitas produk, serta daya saing UMKM agar mampu berkembang hingga menembus pasar yang lebih luas.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dan dihadiri Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Iding Pardi beserta jajaran, Ketua Forum UMKM Sumedang Nurul Milah, serta para pelaku UMKM dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Fajar Aldila menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari komunitas, dunia usaha, lembaga keuangan hingga pasar modal.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa membangun UMKM membutuhkan sinergi seluruh pihak. Pemerintah, komunitas, dunia usaha, lembaga keuangan hingga Bursa Efek Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem UMKM,” ujarnya.
Menurut Fajar, di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, keberhasilan sebuah produk tidak lagi hanya ditentukan oleh cita rasa, harga maupun kemasan yang menarik, tetapi juga legalitas usaha, keamanan pangan, standar mutu, dan kepercayaan konsumen.
Ia menjelaskan, pelatihan yang diikuti 100 pelaku UMKM tersebut menjadi pelaksanaan Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP-PIRT) dengan jumlah peserta terbesar yang pernah diselenggarakan di Kabupaten Sumedang.
“Lebih membanggakan lagi, para peserta tidak hanya memperoleh pelatihan keamanan pangan sebagai syarat penerbitan PIRT, tetapi juga mendapatkan dukungan hingga pelaksanaan uji nutrisi dengan standar internasional. Hal ini merupakan langkah maju yang akan meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM Sumedang,” katanya.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











