Fajar mengungkapkan, berdasarkan Basis Data Tunggal Koperasi dan UMKM hingga 31 Desember 2025, terdapat 149.594 unit usaha di Kabupaten Sumedang yang terdiri atas 149.482 usaha mikro, 79 usaha kecil, dan 33 usaha menengah. Potensi tersebut dinilai menjadi kekuatan ekonomi daerah yang harus terus didorong agar mampu naik kelas.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat ekosistem UMKM melalui berbagai kebijakan strategis, seperti penyediaan sarana dan prasarana usaha, pelatihan literasi digital, digital marketing, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kualitas produk UMKM terus meningkat, legalitas usaha semakin tertib, bahkan sejumlah produk UMKM Sumedang telah berhasil menembus pasar ekspor,” tuturnya.
Ia juga menilai kehadiran Bursa Efek Indonesia dalam kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha, tidak hanya dalam aspek legalitas, tetapi juga literasi keuangan dan pembiayaan usaha.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penyelenggaraan pelatihan, tetapi terus berkembang melalui peningkatan literasi keuangan, penguatan tata kelola usaha, pembukuan, akses pembiayaan, hingga pendampingan bagi UMKM yang memiliki potensi tumbuh menjadi usaha profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum UMKM Sumedang Nurul Milah mengatakan legalitas merupakan pintu masuk bagi UMKM untuk meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperkuat kredibilitas perusahaan.
“Dalam kegiatan ini seluruh peserta akan mendapatkan pendampingan untuk memperoleh nomor SPP-IRT. Bahkan bagi UMKM yang memiliki potensi ekspor, BEI akan mendukung proses lanjutan termasuk fasilitas uji nutrisi bertaraf internasional,” jelasnya.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











