SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Hati Hati, Beredar Materai Palsu di Cianjur

822
×

Hati Hati, Beredar Materai Palsu di Cianjur

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Sejumlah kader posyandu desa Wangunjaya dikejutkan dengan adanya materai yang diduga palsu. Terungkapnya adanya materai palsu diketahui saat kader posyandu desa Wangunjaya ingin membuka rekening di Bank BJB. Setelah dicek oleh pegawai Bank BJB ternyata materai itu palsu.

Kepala Desa Wangunjaya, Ataz, membenarkan adanya sejumlah kader yang telah tertipu dengan membeli matreai yang diduga palsu sebanyak 27 buah dari pedagang asongan/ngampas.

“Diduga membeli materai tersebut dari orang yang ngampas, tak tau orang mana mananya. Sementara itu harga materai palsu mereka membeli dengan harga Rp8000. Dengan adanya kejadian ini jelas para kader dirugikan sekitar Rp216.000,” katanya kepada MetroMediaNews.co, Sabtu (21/12/2019).

Ia mengimbau kepada para kader dan perangkat desa juga masyarakat agar berhati hati membeli materai di sembarang tempat.

“Jangan pernah membeli materai ke sembarang orang apalagi ke yang ngampas jualan pakai motor. Lebih baik ke Pos Giro yang sudah jelas ke asliannya,” ujarnya.

Dirinya berharap kejadian ini jangan sampai terulang lagi dan meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat menangkap pelaku pemalsuan materai tersebut.

Sementara itu, Handri Haryono dari pihak Bank BJB Sindangbarang menjelaskan, saat hendak pembuatan 9 rekening untuk para kader posyandu se wilayah kecamatan Naringgul diduga materainya palsu. Ada sekitar 27 materai palsu yang ditemukan.

“Untuk membedakan antara materai palsu dan asli, dilihat dari gambar hologramnya kemudian lambang bintangnya, ambang garudanya, terus nomer serinya pun beda dan nama materainya juga beda. Oleh karena itu kami mengimbau untuk berhati hati katena dengan memakai materai palsu bisa berurusan dengan hukum,” terangnya.

Untuk wilayah Cianjur Selatan bukan kali ini saja, pada waktu pencairan uang insentif para Ketua RW/RT banyak yang memakai materai palsu.

“Kami mengimbau dari pihak Bank BJB kepada masyarakat agar jangan tergiur dengan membeli materai dengan harga murah di pedagang asongan atau yang ngampas pakai motor. Lebih baik beli ditoko yang sudah dikenal atau di Kantor Pos dan Giro terdekat,” pungkasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *