“Berdasarkan catatan yang ada, Elang Jawa atau Jatayu dari Cianjur itu, kini tinggal beberapa ekor lagi. Ini harus kita jaga agar Burung Garuda itu bisa tetap lestari dan terbang di bumi Cianjur. Dan kami mencoba mengeksplorasi kegelisan ini melalui tari,” kata Wina yang juga Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cianjur itu.
(Red)















