Ia mencontohkan salah satu kader GM FKPPI yang pernah mengemban amanah sebagai kepala daerah di Kabupaten Sumedang, yakni almarhum H. Endang Sukandar, yang pernah menjabat sebagai Bupati Sumedang periode 2013–2018.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Kalaupun misalnya di Kabupaten Sumedang, FKPPI telah mengantarkan kadernya yaitu almarhum H. Endang Sukandar. Itu yang menjadi motivasi kita untuk tetap berbakti,” tambahnya.
Faisal juga mengingatkan seluruh anggota GM FKPPI agar menjadikan tema HUT ke-48, “Bhakti Kami untuk Negeri”, sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatan organisasi.
“Artinya, apa pun yang kita lakukan semoga menjadi kemanfaatan,” ujarnya.
Saat ini, Pengurus Cabang GM FKPPI Kabupaten Sumedang memiliki 19 pengurus rayon. Menurut Faisal, konsolidasi organisasi terus dilakukan, termasuk pelantikan kepengurusan Rayon 10.10.19 Jatinangor yang baru saja dilaksanakan.
“Mudah-mudahan kita tetap konsolidasi bisa dilaksanakan. Kawan-kawan bisa melakukan konsolidasi dan musyawarah-musyawarah rayon di seluruh Kabupaten Sumedang,” harapnya.
48 Tahun Bukan Sekadar Angka
Sementara itu, Ketua PC 1010 GM FKPPI Kabupaten Sumedang, Leli Suparli RZ, mengatakan usia 48 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti kesinambungan semangat pengabdian organisasi.
“48 tahun bukan sekadar angka. 48 tahun adalah bukti bahwa estafet semangat dari para pendiri bangsa belum putus,” ungkap Leli.
Menurutnya, momentum HUT ke-48 seharusnya tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi sejauh mana kontribusi organisasi bagi negeri.
“Di usia 48 ini, pertanyaan bukan ‘sudah sejauh apa kita rayakan’, tapi ‘sudah seberapa besar bhakti kita untuk negeri’. Tantangan ke depan adalah menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











